Walikota Surabaya: Bangun Kota Harus Bermanfaat Untuk Masyarakat

 Sumbar

IMG_20180220_160356

Padang –  Wali Kota Surabaya, Jatim Tri Rismaharini mengatakan membangun Surabaya haruslah  untuk kepentingan masyarakat. Percuma membangun infrastruktur, tapi tak bermanfaat untuk warga. Ini menjadi faktor utama untuk memajukan kota.

“Kuncinya masyarakat harus menikmati tinggal di kotanya jangan sampai hanya menjadi penonton, ” ujarnya saat memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Andalas (Unand) Padang, Selasa (20/2)

Dia mencontohkan di Surabaya patokan membangun kota yakni memprioritaskan kebutuhan publik. Jangan sampai warga Surabaya menjadi penonton di neger sendiri.

Menurutnya wali kota memposisikan sebagai orang yang harus “dimanfaatkan” oleh warganya. Agar bisa mewujudkan Sumpah Demi Allah pada masa pelantikan, akan mengabdi untuk masyarakat.

Beberapa hal yang telah dilakukan di Surabaya seperti memberikan pelayanan “112” untuk memudahkan warga seperti dalam hal kesehatan. Kemudian menerapkan command centre yang merupakan upaya mempermudah warga melaporkan semua permasalahan.

Surabaya juga memanfaatkan teknologi untuk semua kegiatan pemerintahan. Alhasil dapat menghemat Rp 17 milyar dari penghematan kertas.

“Kami juga memaksimalkan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi dalam jaringan, ” ujar dia.

Saat ini pihaknya menyediakan ruang yang bebas untuk akses informasi dalam jaringan. Total ada 300 taman yang bebas akses dengan tempat representatif bagi masyarakat.

“Semua ini bisa diterapkan di semua daerah dengan warga jadi fokus pembangunan tersebut, ” kata dia.

Ia optimis kota Padang bisa lebih maju dari Surabaya. Karena memiliki banyak potensi untuk dikembangkan.

“Saya sudah keliling Padang. Betapa indahnya Padang dibanding Surabaya. Ada pantai yang bagus, gunung yang indah. Semuanya Padang punya,” katanya

Rektor Unand Tafdil Husni mengatakan, Surabaya saat ini mengalami kemajuan sangat pesat dibandingkan beberapa tahun lalu.

Dulu kata Tafdil, Surabaya adalah Kota yang kotor. Namun saat ini Surabaya sangat bersih dan asri. Ini semua berkat lakek tangan Tri Rismaharini.

“Mudah mudahan dari berbagi pengalaman Ibuk Walikota disini, dapat memajukan Kota Padang khususnya institusi Unand sendiri,” harapnya (*)

banner 468x60

Related Posts