Menteri PUPR Bahas Pendanaan Pembangunan Infrastruktur dengan Korean Exim Bank

 Nasional
bendungan karian

bendungan karian

Seoul – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono lakukan pertemuan dengan Executive Director Korea Exim Bank Yang Hwan-joon, Rabu (19/9).

Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana-rencana kerjasama selanjutnya di bidang pembangunan infrastruktur. Karena selama ini bank BUMN-nya Republik Korea tersebut cukup membantu Indonesia dalam pendanaan pembangunan.

06-57-29-logo-kemen-pu-sub

Menteri Basuki mengatakan, kerja sama yang sedang berjalan adalah pembangunan Bendungan Karian dengan biaya sebesar Rp 1,07 triliun yang pendanaannya sebagian pinjaman Pemerintah Korea.

Pembangunan Bendungan Karian juga diikuti pembangunan saluran pembawa air baku melalui proyek Karian Serpong Conveyance System dengan biaya sekitar Rp 2,83 triliun yang sebagian berasal dari pinjaman Pemerintah Korea.

Dana tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan saluran utama 47,9 Km, sub saluran sepanjang 19,15 Km dan pembangunan Ciuyah Tunnel sepanjang 1.320 meter.

Melalui conveyance, air baku dibawa hingga ke lima tempat pengolahan air atau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian-Serpong dengan nilai investasi sekitar Rp 6,56 triliun melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (BUJT). (*)

banner 468x60

Related Posts