Daerah  

Semen Padang Berikan Bantuan Pendidikan untuk 30 Pelajar di Pampangan

PADANG – PT Semen Padang melalui Forum Nagari Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, menyalurkan bantuan pendidikan untuk 30 orang pelajar yang berasal dari keluarga Rumah Tangga Miskin (RTM) yang tinggal di Pampangan Nan XX, Rabu (4/8/2021).

Bertempat di kantor Forum Nagari Pampangan Nan XX, bantuan pendidikan yang berasal dari program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) itu, diserahkan oleh Ketua Forum Nagari Pampangan Nan XX Edison kepada para pelajar penerima bantuan. Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Unit CSR Semen Padang Rinold Thamrin, pihak Kelurahan Pampangan Nan XX, tim Monev Forum Nagari, sejumlah pelajar serta orangtua dan wali murid penerima bantuan pendidikan.

Kepala Departemen Komunikasi & Sarana Umum PT Semen Padang berharap bantuan pendidikan untuk pelajar yang berasal dari RTM ini dapat meringankan beban orangtua atau walimurid para penerima bantuan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini yang dampaknya tidak hanya pada kesehatan, tapi juga ekonomi masyarakat. Kepala Unit CSR PT Semen Padang Rinold Thamrin Rinold Thamrin menambahkan, masyarakat Pampangan yang merupakan bagian dari masyarakat lingkungan perusahaan diharapkan terus mendukung kinerja PT Semen Padang, agar bisa terus berkontribusi untuk masyarakat lingkungan melalui program BMN.

“Mohon dukungan dari masyarakat Pampangan Nan XX untuk kinerja perusahaan yang lebih baik. Kalau kinerja semakin bagus, tentu kontribusi perusahaan untuk masyarakat lingkungan juga akan semakin meningkat,” ujarnya.

Kepada pengurus Forum Nagari Pampangan Nan XX, Rinold juga mengucapkan terimakasih, karena melalui sinergi inilah bantuan yang diberikan PT Semen Padang melalui CSR perusahaan semakin tepat sasaran, karena bantuan ini diberikan berangkat dari social mapping yang dilakukan Forum Nagari Pampangan terhadap masyarakatnya.

“Dari social mapping itulah ditemukan apa yang menjadi dasar kebutuhan masyarakat, termasuk bantuan pendidikan ini. Jadi, saya mewakili perusahaan PT Semen Padang, mengucapkan terimakasih kepada pengurus Forum Nagari Pampangan Nan XX atas sinerginya dengan PT Semen Padang dalam program BMN, yang merupakan salah satu program unggulan kami,” ungkap Rinold.

Ketua Forum Nagari Pampangan Nan XX Edison mengatakan, bantuan paket pendidikan dari PT Semen Padang yang diberikan untuk 30 pelajar yang terdiri dari SD dan SMP itu terdiri dari sepatu dan alat tulis, seperti buku dan pena. “Bantuan paket pendidikan ini merupakan salah satu program BMN yang diusulkan masyarakat Pampangan Nan XX melalui Musyawarah Kito (Muskito) tahun 2020. Bantuan ini diusulkan, karena dampak pandemi Covid-19, banyak mayarakat RTM yang mengalami kesulitan untuk memenuhui kebutuhan sekolah anaknya,” kata Edison.

Selain bantuan paket pendidikan, Edison juga menyampaikan bahwa pada 19 Juli 2021, Forum Nagari Pampangan Nan XX juga menyalurkan bantuan program BMN berupa bantuan paket sembako dari PT Semen Padang untuk masyarakat Kelurahan Pampangan Nan XX yang terdampak Covid-19. Ada 395 paket sembako yang kami disalurkan. Masing-masing paket sembako, terdiri dari telur sebanyak 30 butir, minyak goreng 2 kg, gula 2 kg, mie instan dan teh.

“Masing-masing paket senilai Rp125 ribu. Alhamdulillah, paket sembako ini sangat membantu masyarakat terdampak Covid-19,” ujarnya.

Salah satu orangtua penerima bantuan paket pendidikan bernama Kartini, mengucapkan terimakasih kepada PT semen Padang dan Forum Nagari yang telah memberikan bantuan pendidikan berupa sepatu dan alat tulis.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekali anak saya mendapatkan bantuan ini. Karena saat pandemi ini, ekonomi saya semakin sulit, apalagi di tahun ajaran baru ini. Kebutuhan sekolah anak juga harus baru. Jadi, bantuan ini sangat meringankan beban kebutuhan sekolah anak saya,” katanya.

Revi Guslina, orangtua dari penerima bantuan paket pendidikan dari PT Semen Padang juga mengucapkan terimakasih kepada PT Semen Padang dan Forum Nagari. Dia mengatakan, bantuan paket pendidikan ini untuk anak pertamanya yang saat ini masih duduk di bangku kelas V SD.

“Bantuan ini untuk anak pertama saya yang masih SD. Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti sekali buat anak saya, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, ditambah lagi suami saya kerjanya hanya sebagai buruh harian lepas, tentunya dampak pandemi begitu terasa bagi kami,” katanya. (almadi)

Tinggalkan Balasan