Pengerjaan jembatan Darurat Padang – Bukittinggi Molor Akibat Curah Hujan Tinggi

  • Bagikan

IMG-20181215-WA0019

PADANG — Uji coba jembatan darurat yang menghubungkan jalur utama Padang-Bukittinggi di Sumatra Barat mengalami penundaan. Hal ini dikarenakan hujan deras sempat mengguyur bagian hulu Sungai Kalu pada Jumat (14/12) malam, maka debit air yang melintas di bawah jembatan sempat meninggi.

Jadwal semula yang ditetapkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III Padang, uji coba jembatan panel bisa dilakukan Sabtu (15/12) siang ini. Namun akibat penundaan, jadwal berubah menjadi Sabtu malam atau Minggu (16/12) siang.

“Pengerjaan sempat berhenti selama 8 jam karena hujan sangat deras. Ini kami sedang bekerja ekstra untuk mengejar target. Insya Allah malam ini bisa rampung untuk kendaraan roda dua. Semolor-molornya Minggu siang besok bisa uji coba roda empat,” ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III Padang Aidil Fiqri, Sabtu (15/12) siang.

IMG-20181215-WA0024

Aidil menyebutkan, pihaknya tetap mengedepankan kualitas jembatan dan keselamatan pekerja meski dikejar target.

“Untuk saat ini sedang progres pemasangan lantai baja, sudah separuh berjalan. Semoga bisa cepat sehingga masyarakat bisa melintas di atasnya,” kata Aidil.

Jembatan darurat yang terdiri dari panel-panel baja sepanjang 36 meter mulai dibangun sejak Selasa (11/12) lalu, akibat jembatan utama yang ambruk pada Senin (10/12) malam.

Nantinya, jembatan darurat akan diberlakukan satu jalur dan diperuntukkan bagi pengendara dari Kota Padang menuju Bukittinggi. Sebaliknya, pengendara dari Bukittinggi yang menuju Kota Padang diarahkan melalui jalur Malalak.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan