Launching Maskot dan Logo Porprov Kurang Meriah

  • Bagikan

IMG-20180129-WA0025

Padang Pariaman – Launching maskot dan logo Porprov Senin (29/1) di Kantor Bupati Padang Pariaman kurang meriah. Hal ini karena banyaknya kendala yang dihadapi oleh panitia.

Acara semula dilaksanakan Pukul 09.00 akhirnya berubah menjadi jam 13.00, dan molor menjadi pukul 15.30. Molornya acara tersebut dikarenakan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Bupati Padang Pariaman terlambat hadir di lokasi.

Akibat molornya kegiatan tersebut, launching hanya dihadiri tak sampai 10 cabang olahraga dari 35 cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov. Disamping itu juga tak tampak Kepala daerah se Sumbar yang hadir pada acara itu.

Entah karena sudah sangat terlambat memulai acara akibatnya rundown acara launching itu juga terkesan kurang koordinasi. Pasalnya yang memperkenalkan kedua lambang itu bukannya tuan rumah Bupati Ali Mukhni tapi justru Wagub Nasrul Abit.

Akibatnya dengan terpaksa membaca teks yang ada, Wagub juga memaksa panitia acara untuk memperlihatkan bentuk maskot dan logo itu di sela-sela pidatonyo. Meski pun acara launching yang ditandai dengan penekanan tombol laptop juga telah disediakan oleh panitia.

“Harusnya yang memperkenalkan maskot dan logo ini kan Bupati. Tapi kok justru Wagub yang menyampaikan itu di pidatonya,” Ujar Ketua Aliansi Jurnalis Olahraga Sumbar Ridho Syarlinto yang menyaksikan langsung launching maskot dan logo Porprov.

Ridho berharap untuk rangkaian kegiatan selanjutnya bisa dilaksanakan dengan baik, agar gezah Porprov bisa terus dipertahankan, dan panitia pelaksana Porprov lebih siap menyelenggarakan alek olahraga dua tahunan terbesar di Ranah Minang itu.

“Diharapkan Panpel bisa evaluasi pelaksanaan kegiatan, sehingga kedepan menjadi lebih baik. Ini semua demi suksesnya Padang Pariaman menjadi tuan rumah Porprov,” ungkap Ridho

Dalam wawancara terpisah Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful SH, M.Hum menyebutkan keberanian Padang Pariaman selaku Panitia Porprov lebih cepat memperkenalkan maskot dan logo yang akan dipakai nanti juga telah memberikan kepastian kepada semua kabupaten kota di Sumbar bahwa Pariaman benar-benar sudah siap untuk melaksanakan Porprov.

“Tentu saja banyak yang sudah harus dikerjakan dan diselesaikan dari sekarang. Terutama sekali venue-venue cabang olahraga serta terutama Main Stadium di Lubuk Alung. Insya Allah kita di KONI Sumbar siap untuk terus mendampingi panitia dalam mensukseskan Porprov ini,” pungkas Syaiful. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan