Konsumsi Semen Nasional Alami Perlambatan

  • Bagikan

 

2E-hMSY1

Padang – Direktur Pemasaran dan Supply Chain PT Semen Indonesia, Aunur Rosyidi, Senin, (20/3) pimpin langsung upacara dalam memperingati HUT PT Semen Padang ke 107 Tahun.

Dalam sambutannya,  Direktur Pemasaran dan Supply Chain PT Semen Indonesia, Aunur Rosyidi mengatakan kehadiran pemain baru industri semen di Indonesia yang terus bertambah, menyebabkan banyak perubahan struktural dan mendasar dalam peta industri semen secara nasional. Pertumbuhan konsumsi semen nasional dalam 3 tahun terakhir menunjukkan perlambatan.

Pemain  Semen  semakin  bertambah,  sejak  tahun  2015  –  2016  banyak kompetitor asing yang masuk ke Indonesia, dari sebelumnya 11 produsen. Kapasitas semen nasional saat ini sebesar 88,2 juta ton, sedangkan kebutuhan semen hanya 65 juta ton, sehingga terjadi over supply sekitar 25 juta ton. Sementara pertumbuhan permintaan semen sekarang diprakirakan masih terbatas, kondisi over supply ini diprakirakan akan terus berlangsung hingga beberapa tahun ke depan.

Dikatakannya, kompetitor Semen Indonesia bukanlah kompetitor lokal, tetapi kompetitor regional asing asal Cina (Anhui Conch) dan Thailand (Siam City Cement Company/ SCCC) Ltd milik pemerintah Thailand yang berhasil mengakuisisi Holcim Cement Lanka dan Holcim Australia serta akan melebarkan jangkauannya di Indonesia, dan juga Siam Cement Group SCG).

“Pada 2017 diperkirakan pertumbuhan konsumsi semen nasional masih akan tertekan, meskipun kita prediksi akan lebih baik dari pertumbuhan konsumsi tahun 2016 yang mengalami penurunan -0,6%. Tahun lalu Semen Indonesia Group relative mempunyai kinerja yang lebih baik dibandingkan rata-rata kinerja para pemain besar nasional, dengan market share yang relatif stabil sebesar 41,7%,”sebutnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan