Jakarta — Setelah konsolidasi perkumpulan Bundo Kanduang Pusat yang dihadiri organisasi Bundo Kanduang se-Indonesia di Rumah Gadang Bundo Kanduang Sumatera Barat, yang berlokasi di kawasan Kompleks Masjid Raya Sumatera Barat (Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi), Padang, pada Sabtu, 28 Maret 2026 lalu.
Menindaklanjutinya, Perkumpulan Bundo Kanduang Provinsi DKI Jakarta telah mensosialisasikannya penyampaiannya pada Minggu (12/4/2026) kepada jajaran pengurus dan pembina.
“Sosialisasi dilakukan untuk memastikan seluruh anggota perkumpulan Bundo Kanduang DKI Jakarta memahami arah kebijakan baru, memperteguh persatuan, dan memperkuat hubungan antaranggota dalam organisasi dimasa mendatang,” ujar Ketua Perkumpulan Bundo Kandung DKI Jakarta Dr. Rosita Medina, MM, menjawab pertanyaan wartawan media ini, Senin (13/4).
Konsolidasi organisasi Bundo Kanduang se-Indonesia yang digelar Bundo Kanduang Pusat itu, bagi Bundo Kanduang DKI Jakarta, dikatakan Rosita Medina bahwa pihaknya melaksanakan rapat koordinasi untuk menyampaikan hasil konsolidasi, yang juga dirangkai dengan momentum Halal Bihalal.
“Hal ini perlu disosialisasikan agar tidak terjadi disinformasi. Ini memastikan seluruh anggota memahami arah kebijakan baru, aturan, atau struktur organisasi yang telah diperbarui.,” jelasnya.
Rosita Medina yang akrab disapa Bundo Oos Memed mengungkapkan Perkumpulan Bundo Kanduang DKI Jakarta mengedepankan soliditas dan semangat persatuan, di mana kualitas kebersamaan ditentukan pada kuatnya komitmen setiap unsur untuk membangun kohesi dalam paradigma kebersamaan,” ujarnya saat memberikan sambutan pada acara Konsolidasi Organisasi Perkumpulan Bundo Kanduang DKI Jakarta dan Halal Bihalal, pada Minggu (12/4).
Hadir dalam Konsolidasi Organisasi dan Halal Bihalal Bundo Kanduang DKI Jakarta tersebut para anggota pengurus, Ketua Pembina serta perwakilan 5 wilayah administratif yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Barat dan Selatan serta Jakarta Timur.
Sedangkan terlaksananya Halal Bihalal yang dirangkai dengan konsolidasi organisasi Perkumpulan Bundo Kanduang DKI Jakarta, panitia mengapresiasi khusus kepada Prof Dr Wesnina, MSn dan Empi Muslion, AP, Sos, MT,MSc.
Ketua Perkumpulan Bundo Kanduang DKi Jakarta dan mantan guru sekolah menengah atas di Ibukota negara ini menuturkan konsolidasi dilakukan setelah Lebaran Idul Fitri 2026 juga untuk mengevaluasi kinerja dan merencanakan langkah selanjutnya.
“Menjalankan organisasi Bundo Kanduang di DKI Jakarta bukanlah pekerjaan yang mudah, karena membutuhkan dukungan sumberdaya, dukungan anggaran, dan pemikiran yang matang dan berkesinambungan. Sehingga berbagai program kerja dapat diwujudkan” pungkas Bundo Oos Memed. (Agusmardi)
