Pasaman-Sambil menunggu datangnya pengajuan dana pemanggulangan bencana yang diusulkan sebesar Rp 400.000.000.000 ke Pemerintah Pusat melalui BNPB, DPRD Pasaman melalui Bidang Anggarannya atau Banggar pada hari Kamis Tanggal 9 April lakukan pembahasan dana TKD bersama Pemeeintah Daerah
Adel Nelfri Asfandi selaku Ketua DPRD Pasaman yang didampingi wakilnya Haris Sudin pada Sunbarpost.com seusai Rapat Pembahasan menjelaskan, bahwa Rapat Pembahasan Dana TKD ini dibahas bersama Sekretaris Daerah Yudesri beserta jajarannya yang dalam hal ini adalah Badan Keuangan Daerah atau Bakeuda, Bappeda dan OPD terkait lainnya
Pembahasan TKD sebesar Rp 54.000.000.000 ini di lakukan di ruang Rapat Komisi yang di pimpin langsung Adelk Nelfri Asfandi dan Haris Sudin serta Eka Hariyani Sandra selaku unsur pimpinanan Dewan dan dalam pembahasan ini juga seluruh Anggota Banggar DPRD Pasaman turut hadir dan pembahasan ini cukup Alot ujar salah seorang Anggota Banggar
Dalam keterangan lebih lanjut Adel Nelfri Asfandi dan Haris Sudin menyampaikan, bahwa Dana TKD sebesar Rp 54.000.000.000 tersebut yang dalam penggunaannya antara DPRD dan Pemerintah Daerah memiliki Visi dan Tujuan yang sama artinya tidak ada beda Pandangan dalam penggunaannya, yang artinya antara DPRD dan Pemerintah Daerah sepakat untuk penggunaan dana TKD tersebut di letakkan sesuai Juklak dan Juknisnya
Oleh Adel Nelfri Asfandi dan Haris Sudin lebih jauh di sampaikan Dana TKD itu sudah jelas peruntukaannya yakni untuk Perbaikan Infrastruktur yang terkena dampak bencana, adapun Prioritas dari perbaikan itu sendiri mencakup pada perbaikan Sarana Prasarana Jalan dan Jembatan, Irigasi serta Air Bersih
Isu bahwa DPRD akan menggunakan dana TKD sebesar 54.000.000.000 adalah tidak benar, karena Juklsk dan Juknisnya sudah jelas dan kami dalam hal ini DPRD bersama Pemerintah Daerah tidak ingin menabrak rambu – rambu Juklak dan Junis yang sudah diatur dalam Dana TKD itu sendiri, kalau pun ada yang disampaikan DPRD dalam pembahhasan tersebut hanya bersipat saran atau usulan dan itu bukan Pokir ungkap Adel Nelfri Asfandi dan Haris Sudin dengan nada yang sama.(Amri)
