KONI Sumbar Bakal Bagikan Bonus Atlet Berprestasi di PON

  • Bagikan

budi-syukur

Padang – Sebentar lagi atlet yang meraih medali di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat bakal tersenyum sumringah mendengar kabar ini. Betapa tidak,Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat bakal memberikan bonus kepada mereka yang berprestasi.

Gubernur Sumbar Prof Irwan Prayitno dijadwalkan akan langsung memberikan bonus tersebut kepada para duta olahraga Ranah Minang yang sukses meraih 14 emas, 10 perak, 20 perunggu di Aula Gubernuran Jalan Sudirman Padang dalam pertengahan bulan ini.

“Insya Allah bonus PON diberikan dalam waktu dekat oleh KONI Sumatera Barat. Maksimalnya bonus cair sehari sebelum Musorprov KONI Sumbar dilaksanakan,”kata Waketum III KONI Sumbar Sengaja Budi Syukur pada Sumbarpost.com.

Dikatakan Budi Syukur, Bonus diberikan kepada atlet, pelatih, dan cabang olahraga yang meraih medali di PON sesuai dengan besaran yang sudah ditetapkan.

Perinciannya atlet peraih medali emas memperoleh Rp 200 juta, peraih medali perak Rp 75 juta, peraih perunggu 50 juta, serta untuk cabor yang peraih medali memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 50 juta.

“Jika dirinci, total bonus Lebih Rp 4 miliar diberikan.  Rencana Bapak Gubernur Sumbar memberikan bonus. Semoga saja atlet peraih bonus bisa memanfaatkan bonus mereka dengan sebaik baiknya,”harap Budi Syukur yang juga Ketua PASI Sumbar ini.

Kinerja KONI Sumbar dalam memberikan bonus terbilang luar biasa dan mencatat sejarah baru. Pasalnya dalam rentang beberapa bulan saja, bonus Porwil dan PON bisa dicairkan. Malahan bonus diberikan ketika anggaran daerah sedang terseok seok akibat kebijakan Pemerintah Pusat mengurangi anggaran daerah.

Budi Syukur menilai cepatnya pencairan bonus atlet ini karena Pemprov Sumbar dan DPRD Sumbar melihat kepercayaan kepada pengurus KONI Sumbar saat ini sangat besar. Sehingga hambatan yang terjadi dapat segera diselesaikan, hingga bonus bisa cepat tgerealisasi.

“Cepatnya bonus tersebut sangat wajar diberikan, karena atlet memperjuangkan segala-galanya, seperti waktu, energi dan biaya. Jadi dengan beginilah kita mengapresiasi jerih payah mereka,”pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan