Ini Capaian Jawa Timur Dalam Penggunaan Dana Desa Selama 4 Tahun

  • Bagikan

IMG-20190104-WA0023

Trenggalek – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengingatkan kembali kepada Kemendes PDTT, agar penggunaan dana desa agar dikosentrasikan ke pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa, serta lebih mengarah ke inovasi desa.

“Selama 4 tahun ini kita berkosentrasi di infrastruktur, sarana dan prasarana didesa. Diharapkan kedepan kita mulai geser kearah pemberdayaan ekonomi, ke pemberdayaan masayarakat desa,  Ke inovasi desa,”Kata Joko Widodo dalam acara sosialisasi prioritas penggunaan dana desa tahun 2019 di Alun-Alun Kabupaten Trenggalek pada Jumat (4/1).

Ia mencontohkan, misalnya banyak desa yang bisa dikreasikan menjadi tempat wisata. Selain itu juga banyak potensi yang ada didesa yang bisa dikreasikan untuk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

21-10-20-WhatsApp-Image-2018-05-13-at-13.44.29

 Ditempat yang sama Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo menyampaikan, terkait pelaksanaan Dana Desa di Provinsi Jawa Timur yang selama 4 tahun telah berhasil membangun jalan desa sepanjang 25.441.630 meter, jembatan 223.171 meter, air bersih sebanyak 12.781 unit, polindes 1.911 unit, irigasi 6.645 unit.

Lalu membangun drainase sepanjang 3.577.955 meter, tambatan perahu 112 unit, embung 160 unit, MCK 34.926 unit, pasar desa 1.542 unit, PAUD 4.109 unit, posyandu 1.657 unit, sumur 990 unit, penahan tanah 21.713 unit, sarana olah raga 1.948 unit.

Ia mengklaim, pembangunan desa yang masif telah menurunkan persentase kemiskinan desa di Jawa Timur. Sepanjang tahun 2014-2018, penurunan persentase kemiskinan di Provinsi Jawa Timur adalah 1,44% dengan penurunan persentase kemiskinan di desa mencapai 0,21%.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada tahun 2018 mencapai 3,99%, turun 0,48% jika dibandingkan tahun 2015. Selain kemiskinan dan pengangguran, ketimpangan desa di Jawa Timur juga lebih rendah daripada di kota. Persentase stunting juga menurun selama 2013-2018.

“Dengan hampir tercukupinya infrastruktur dasar di banyak desa. Maka prioritas penggunaan Dana Desa perlu mulai diarahkan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi desa. Diharapkan program pemberdayaan masyarakat dan ekonomi akan mempersiapkan desa-desa menjadi desa yang mandiri,”kata Eko dengan senyum merekah.(ridho)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan