Indeks

Ibu – Ibu Kementrian PUPR se Sumbar Ramai – Ramai Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara

Padang – Ratusan anggota Dharma Wanita Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) perwakilan se Sumatera Barat ikuti kegiatan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara, Rabu (10/10) di Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera V.

Kegiatan deteksi dini kanker serviks menggunakan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) tes. Sementara untuk kanker payudara memakai metode Periksa Payudara Klinis (Sadanis).

Dalam penjelasannya, Ahli Penyakit Kanker Dr dr Dovy Djanas memaparkan, penyakit kanker merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia. Dari 12 juta penderita kanker, sebanyak 7.6 juta telah meninggal dunia. Sementara di Indonesia, setiap 1 jam wanita meninggal karena penyakit kanker serviks dan kanker payudara.

Pria yang juga lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas ini menegaskan, penyakit kanker tidak ada obatnya. Namun bisa dicegah dari dini dengan menghindari penyebab yang ditimbulkan, serta menambah nutrisi vitamin A, B, dan C.

Ia menjelaskan, pencegahan secara dini bisa dilakukan dengan beberapa hal. Untuk kanker serviks bisa melakukannya dengan IVA tes dan Pap Smear serta Kanker Payudara dengan Sadari, Sadanis, Mamografi.

“Deteksi dini kanker serviks untuk wanita yang pernah berhubungan seksual bisa dilakukan secara berkala sekali dalam dua tahun. Deteksi dini kanker payudara bisa dilakukan sekali sebulan dengan Sadari, dan sekali setahun dengan Sadanis. Jika sudah berusia 35 tahun keatas di lakukan tes dengan Mamografi,”ungkapnya.

Ketua Dharmawanita Kementrian PUPR Lis Rosita Aidil Fiqri mengatakan, deteksi dini kanker dilakukan dalam rangka memperingati bulan peduli kanker Indonesia.

Ia mengajak ibu ibu Dharma Wanita untuk melakukan deteksi dini secara rutin dan berkala, agar terhindar dari penyakit kanker. Karena sangat merugikan jika sampai mengidap penyakit mematikan dimaksud.

Ketua Panitia Kegiatan Juasih Maryadi melaporkan, deteksi dini dua penyakit kanker wanita ini diikuti oleh 120 orang menggunakan metode IVA tes dan 52 orang mengikuti metode Sadanis  dilingkungan Balai Wilayah Sungai Sumatra V, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III, Satker Cipta Karya, Satker Penyediaan Perumahan.(ridho)

Exit mobile version