Gubernur Sumbar Dijadwalkan Buka Pelatda

  • Bagikan

IMG_20171227_110540_HHT

Padang – Jika tidak ada aral melintang, Gubernur Sumatera Barat Prof Irwan Prayitno bakal membuka secara resmi Pemusatan latihan daerah (Pelatda) Berjalan bagi atlet-atlet binaan KONI Sumbar medio Februari mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua KONI Sumbar Syaiful kepada wartawan. Dia mengakui saat ini KONI Sumbar sedang menghimpun atlet berprestasi selama 2017 untuk dimasukkan ke dalam atlet binaan KONI.

“Saat ini, Tim Prestasi kita sedang mempersiapkan segala sesuatunya, baik itu pendataan atlet, termasuk soal skedul, regulasi serta perencanaan kebutuhan dari Pelatda,” ujarnya.

Lebih lanjut Syaiful menjelaskan, nantinya setiap minggu juga akan dilaksanakan latihan gabungan. Tujuannya agar atlet dan pelatih berbaur menjadi satu, sehingga terjalin silaturahmi dan kebersamaan diantara mereka.

“Latihan bersama yang akan kita lakukan berbentuk senam bersama atau jalan sntai bersama, atau bisa juga kegiatan lain mungkin yang membuat keakraban menjadi lebih terjalin. Untuk latihan setiap harinya diserahkan ke masing masing cabor,” jelas Syaiful.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Fazril Ale yang akan menjadi Koordinator Pelatda menjelaskan saat ini pelaksanaan sosialisasi akan digelarnya Pelatda sedang dilakukan kepada para atlet dan cabor terkait. Hal itu karena Pelatda ini nantinya diperkirakan akan melibatkan sekitar 115 orang atlet dan 35 orang pelatih.

“Berapa jumlah atlet dan dari berapa cabornya saat ini memang masih kita hitung. Selain karena terjadinya penambahan jumlah atlet karena keberhasilan mereka selama tahun 2017, juga karena kita memberlakukan aturan promosi dan degradasi terhadap atlet-atlet yang diikutkan pada Pelatda ini,” tambah Ale.

Sebagaimana diketahui, selama tahun 2017 lalu, Sumbar sudah menetapkan sebanyak 71 atlet dan 22 pelatih sebagai binaan KONI Sumbar, dimana ke-92 orang ini mendapat bantuan dana pembinaan setiap bulan. Di akhir tahun 2017, beberapa di antara atlet tersebut juga mendapat reward dari KONI.

KONI Sumbar dipaparkan Fazril Ale memberlakukan sistem promosi dan degradasi atlet di awal tahun 2018. Atlet yang berprestasi di iven resmi bakal menjai binaan KONI, sementara atlet yang tidak berprestasi bakal turun peingkat, sesuai dngan mekanisme KONI.

“Nah, hal-hal seperti inilah yang saat ini sedang didata oleh Tim Prestasi bersama Tim Analisis dan Monitoring untuk menentukan status promosi dan degradasi dari para atlet tersebut,” tambah Ale. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan