Gubernur Sumbar Apresiasi Masyarakat Matua Telah Peduli Pada Hutan Kemasyarakatan

  • Bagikan

IMG-20181213-WA0015

Agam – Untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk mencintai lingkungan dan memberikan edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya inovasi dan teknologi guna meningkatkan pendapatan masyarakat yang disesuaikan dengan potensi pada lokasi yang ada.

Hal ini disampaikan Gubenur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno dalam mengelar launching Nagari Inovasi Teknologi di Nagari Matua Mudiak sekaligus peresmian Taman Wisata Rasak Gadang di lokasi HKM Padang Kubuak, Rabu (12/12/18).

Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan apresiasi kepada kepada Bupati Agam dan Nagari Matua karena sudah peduli dan terlibat terhadap hutan kemasyarakatan, karena salah bentuk penghargaan yang di dapatkan adalah salah satu provinsi yang terbanyak mengusulkan dan mendapatkan hutan kemasyarakatan dari Menteri dan Presiden.

“Kami juga mendapatkan apresisasi dari Menteri dan Presiden dari bentuk kegiatan ini,” katanya.

Gubernur juga katakan untuk membantu dan meningkatkan hutan Kemasyarakatan Nagari Matua Mudiak, Pemprov Sumbar siap membantu Nagari Matua supaya menjadi pilot projek nagari berinovasi teknologi.

“Untuk itu saya meminta supaya SKPD kami dari Dinas Perikanan, Kehutanan, Perhimpunan, Pertenakan.Kita berharap semoga nagari Mantua Mudik bisa memberikan motivasi kepada nagari lain yang biasanya nagari hanya sebagai tradisi dan sekarang dijadikan nagari yang maju untuk lebih efisien dan efektif,” kata Irwan Prayitno.

Kepala Balitbang Sumbar Reti Wasda menyampaikan salah satu tujuan bentuk inovasi di nagari Matua ini sebagai pembuatan tempat wisata berbasis Agro dan pemberdayaan masyarakat sekaligus pembuatan Grand Design nagari inovasi dan desiminsi, dan melakukan reboisasi.

Saat ini juga diberi bantuan untuk pengembangan Kopi Arobika 7000 batang dari BPTP, 10.000 dari Dinas Tanaman Pangan Holtikultura serta pupun NPK yang akan ditambah 60 ha setara dengan 60.000 batang, 500 bibit jeruk dan 2.5 Ton dari BPTP Sumbar, 15.500 batang bibit alpokat, kemiri dan jenis tanaman kayu serta pelatihan tentang bambu dari Dinas Kehutanan Sumbar.

Ketua Lembaga Pengelolaan Hutan Masyarakat Indra Rosman Penghulu Batuah juga meminta kepda gubenur untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. dengan meminta dana karena masih banyak kekurangan yang berada di Nagari Matua Mudiak.

“ Disini kami masih banyak kekurangan diantaranya kami belum memiliki Sekretariat dan setiap adanya pertemuan kami hanya memanfaatkan Aula kantor Wali Nagari”, ujarnya.(fit)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan