Indeks
Sumbar  

Dwi Soetjipto : Tingkatkan Kemampuan Sinergi UNP

Padang – Sepertinya tak sia-sia Universitas Negeri Padang mengangkat Dr.Ir Dwi Soetjipto MM sebagai Anggota Dewan Pertimbangan di kampus tersebut. Betapa tidak, sebagai orang yang berlatar belakang teknik dengan pengalaman segudang, diharapkan pengalaman yang dimiliki Dwi Soetjipto dapat ditularkan ke kampus yang berlokasi di Jalan Air Tawar ini.

Pengalaman yang dimiliki oleh pria dengan ciri khas rambut putih ini pun tak main-main. Ia beberapa kali menjadi bos di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), diantaranya di PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Indonesia, serta yang teranyar di PT Pertamina.

Dwi Soetjipto diyakini memiliki pengalaman manajerial sebagai eksekutif pertama sepanjang sejarah yang membawa BUMN Indonesia menjadi perusahaan multinasional.

Prestasi pria yang memulai karirnya di PT Semen Padang tahun 1985 ini berhasil membawa transformasi PT Semen Indonesia menjadi BUMN pertama yang berstatus multinasional.

Di tangan dirinya jua lah, isu kenaikan harga minyak di Indonesia tidak se seksi di dekade 2000 hingga 2014. Presiden Jokowi bisa tidur dengan nyenyak untuk menaikkan dan menurunkan harga minyak, itu berkat peran serta Dwi Soetjipto.

Bandingkan ketika Megawati Soekarno Putri dan Susilo Bambang Yudhoyono dahulunya menjadi presiden, sudah pasti akan terjadi demo besar-besaran disertai antrian di pom bensin jelang kenaikan harga BBM.

Dwi Sucipto menyambut gembira kepercayaan yang diamanatkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan UNP. Karena UNP saat ini memang membutuhkan keputusan yang srtategis untuk kemajuan universitas ini dimasa mendatang.

“Walau saya sudah tak lagi di Pertamina, UNP masih mempercayakan saya. Pastinya saya akan berperan serta memajukan UNP, karena waktu luang saya saat ini cukup banyak,”katanya

Dwi mengingatkan, kemampuan bersinergi dan bekerjasama serta profesionalisme sangat dibutuhkan untuk mewujudkan UNP, salah satu universitas unggul di Asia Tenggara.

Apalagi peran sentral perguruan tinggi sangat dibutuhkan Tanah Air untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia guna menghadapi pasar bebas ASEAN.

“Seiring dengan berkembangnya ekonomi di kawasan timur Indonesia, maka Sumatera dapat menjadi pintu masuk ke pasar ASEAN. Untuk bisa memasuki pasar ASEAN tidak terlepas dari kualitas SDM yang memiliki kemampuan untuk bersaing. Peningkatan kualitas SDM ini sangat berkaitan erat dengan kontribusi pendidikan, khususnya di tingkat Perguruan Tinggi,” katanya.

Dwi juga menambahkan, hal terpenting dalam mengelola universitas adalah dengan menempatkan Perguruan Tinggi dengan paradigma mengelola korporasi.

“Jika hal ini dapat diterapkan, maka dapat melakukan transformasi manajemen dengan lebih baik dan mampu meningkatkan daya saing Perguruan Tinggi dalam menarik calon mahasiwa terbaik, peluang kerja sama, dan peningkatan jaringan serta mutu SDM,”ungkap pria yang menyukai olahraga silat dan tenis lapangan ini.

Sementara itu Rektor UNP Prof Ganefri memaparkan secara rinci hal-hal yang akan dilakukan ke depan untuk tetap menjaga kualitas UNP, termasuk peran serta dari Anggota Dewan Pertimbangan UNP yang baru dilantik

Ada enam poin yang akan dijalani di antaranya: meningkatkan pembelajaran dan kemahasiswaan, meningkatkan kualitas lembaga, meningkatkan sumber daya serta mewujudkan tata kelola yang baik di UNP.

‘Kami sangat mengapresiasi sekali, dan terima kasih kita ucapkan atas kesediaan Dewan Pertimbangan untuk membantu UNP menjadi yang lebih baik lagi ke depan,” ucap Ganefri yang juga menyukai olahraga tenis.

Seperti diketahui, sesuai amanat undang-undang, dan statuta terbaru Universitas Negeri Padang, Rektor Prof. Dr. Ganefri, Ph.D memilih dan melantik anggota Dewan Pertimbangan (DP-UNP) di Ruang Serba Guna Fakultas Teknik UNP, Rabu (15/3/2017) lalu.

Anggota dewan yang terpilih, yaitu Dr. Ir. Dwi Soejipto, MM (mantan Dirut Pertamina) sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Spsi, M.Sc (Gubernur Sumbar), Febby Datuak Bangso (Ketua PKB Sumbar), Dr. Elviana, M.Si (angggota DPR RI), Prof, Dr. Mukhaiyar (Guru Besar FBS UNP), M.Pd, Prof. Ali Amran, M.Pd, MA, Ph.D (Guru Besar FMIPA UNP) dan Prof. Dr. Nizwardi Jalinus( Guru Besar FT UNP).

Adapun fungsi dan tugas DP-UNP adalah melakukan telaahaan, pertimbangan, saran dan pendapat terhadap kebijakan Rektor di bidang non-akademik.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor I P rof. Dr. Yunia Wardi, M.Si,Wakil Rektor II Ir. Drs. Syahril, ST., MSCE, Ph.D,Wakil Rektor III Prof. Dr. Ardipal, M.Pd, dan Wakil Rektor IV Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd, Dekan dan Wakil Dekan setiap Fakultas, Direktur Pascasarjana, Kepala Biro BPAKHM dan BAAK, serta Kabag di setiap Biro dan Fakultas.

 

Exit mobile version