Wabup Pasaman Resmikan Cafe Zero Deqress World

  • Bagikan

Pasaman-Barangkali nama cafe ini masih asing bagi masyarakat Pasaman .tapi kalau sudah dikunjungi maka nuansa cafe yang bercirikan masakan khas Bonjol seperti Nasi Perang Paderi sama Katupek gulai cancang dan tidak lupa penganannya kue Pario, Pinjaram, galamai buatan sendiri khas Bonjol dan tidak ketinggalan oleh oleh khasnya Kipang Pulut.

Cafe Zero Deqress World yang artinya cafe titik nol derajat dan berada dalam komplek Taman Equator samping Museum Tuanku Imam Bonjol, Nagari Ganggo Mudiak. Wakil Bupati Pasamsn Sabar As S.Ag didampingi istri hadir kemudian melakukan pengguntingan pita tanda cafe ini diresmi kan dan mulai beroperasi.

Wakil Bupati Pasaman Sabar As dalam kesempatan peresmian cafe ini menyampaikan rasa syukur karena ada cafe yang bermenukan masakan khas kampung dan oleh oleh khas Pasaman bahkan sajian menu khas Perang Paderi jadi cafe ini tidak saja bernuansa alami khas Bonjol tapi bernuansakan Sejarah.

Dalam kesempatan peresmian ini Wabup beserta rombongan yang berkesempatan menikmati menu khas cafe dan semua kagum dengan cita rasa masakannya, namun dalam hal ini Wabup Pasaman menambahkan dan memberi masukan kepada Zainal selaku pengelola Cafe agar dalam hal memasak hendaknya menggunakan kayu api, karena aroma masakan yang berasal dari kayu sangat berbeda dengan Kompor.

Sementara itu Ust Syafrizal SIQ, S.Ag, MMPd yang saat ini menjadi pengajar di STAI dan YAPPAS Pasaman serta di UNP Padang dan aktif di Organinasi Keagamaan sebagai Ketua BKMT Pasaman, Sekretaris BKMT Ptovinsi Sumatera Barat dan Yayasan Yayasan lainnya yang ikut hadir dalam peresmian tersebut kepada Sumbar Post.Com mengatakan, Cafe Zeto Deqress tidak saja Mempertahankan nilai nilai Tradisionil Masakan khas Bonjol juga menanamkan nilai nilai juang dari Tuanku Imam Bonjol dengan Menu Khusus Kaum Paderi.

Dipihak lain Zainal selaku pemilik dan pengelola cafe Zero Deqress mengatakan kehadiran Zero Deqree tidak saja sebagai wadah usaha tapi juga sebagai wadah cita rasa masakan Bonjol wadah masakan tradisionil juga .

Wadah usaha yang ada nilai sejarahnya..dan mungkin yang harus kami persiapkan adalah pemandu Sejarah Perang Paderi dan Tuanku Imam Bonjol agar keberadaan cafe Zero Deqress kehadirannya juga dapat sebagai penyambung Sejarah Perjuangan Kaum Paderi tidak saja bagi masyarakat Pasaman juga bagi setiap pengunjung yang datang,(Amri)

  • Bagikan