Indeks

Syafrizal: Pemasyarakatan Olahraga Throwball di Tanah Air Dimulai Dari Sumbar


Padang — Tim atlet nasional putri Throwball India mengunjungi Indonesia, tepatnya ke Kota Padang untuk pemasyarakatan olahraga Throwball. Kedatangan rombongan Timnas Throwball India disambut Presiden Federasi Throwball Indonesia, Syafrizal Bakhtiar, Ahad (24/2) petang di Bandara Internasional Minangkabau. Hal yang menggembirakan bagi Timnas Putri India itu mereka juga disambut Rektor Universitas Negeri Padang, Prof Ganefri selaku Ketua Penasehat Presiden FTI.

Presiden FTI, Syafrizal Bakhtiar menjelaskan Throwball adalah olahraga bola non-kontak yang dimainkan di net antara dua tim dari tujuh pemain di lapangan persegi panjang. Throwball populer di Asia, terutama di India, dan pertama kali dimainkan di India sebagai olahraga wanita di Chennai selama tahun 1940-an. Seperti bola voli, akar permainan terkait dengan YMCA. Baik bola voli maupun bola baru, sementara permainan yang lebih tua, berbagi banyak kesamaan dengan lemparan bola. Aturan Throwball pertama kali disusun pada tahun 1955 dan kejuaraan tingkat nasional pertama di India dimainkan pada tahun 1980.

Syafrizal Bakhtiar yang mendapat mandat menjadi Presiden FTI lima tahun kedepan menambahkan, lemparan bola dianggap telah diambil dari olahraga rekreasi yang populer di kalangan wanita di Inggris dan Australia selama tahun 1930an.YMCA membawa permainan ke Chennai, di mana ia dimainkan sebagai olahraga wanita. di tahun 1940. Harry Crowe Buck, yang telah mendirikan YMCA College of Physical Education di Chennai, merancang pedoman untuk peraturan dan peraturan bola api pada tahun 1955. Pertandingan tersebut mencapai Bangalore pada tahun 1950an.

Sementara itu menyoal lapangan dikatakan Syafrizal Bakhitar, lapangan bermain agak lebih besar dari lapangan voli, dengan 18,30 meter (40,03 kaki × 60,04 kaki) dengan kotak netral 1 meter (3 kaki 3,37 inci) di kedua sisi pusat. Tinggi jaring adalah 2,2 meter (7.22 kaki).
“Bolanya mirip dengan bola voli tapi mungkin sedikit lebih besar. Sementara di bola voli bola dipukul atau dilemparkan ke seluruh permainan, dalam bola lempar dilemparkan ke gawang, di mana anggota tim lain mencoba menangkap bola dan dengan cepat melemparkannya kembali ke gawang. Untuk pemasyarakatan cabang olahraga Throwball ini, Ahad (25/2) digelar Coaching Clinic dan Senin (26/2) akan dilangsungkan latih tanding,” ujar Syafrizal Bakhtiar, pemilik Hotel Razaki ini.

Sedangkan aturan pertandingan, dijelaskannya, pertandingan resmi dimainkan di antara dua tim ganjil pemain. Maksimal lima pemain pengganti diperbolehkan untuk masing-masing tim, yang bisa membuat maksimal lima substitusi selama satu set. Sebuah tim dapat mengambil dua time-out 30 detik masing-masing selama satu set. Tim pertama yang mencetak 25 poin memenangkan satu set. Pertandingan adalah tiga set.

Layanan dalam waktu lima detik setelah peluit wasit dan dilakukan dari zona servis, tanpa melewati garis akhir. Seorang pemain bisa melompat sambil menyajikan bola. Bola servis tidak boleh menyentuh net. Sentuhan ganda tidak diizinkan untuk menerima bola servis dan pemain bertahan dalam posisi 3-3-3 selama servis.

Selama reli, bola harus segera tertangkap dengan kedua tangan, tanpa suara atau gerakan bola di tangan (dubs) dan pemain harus memiliki kontak dengan ground. Dua pemain tidak diperbolehkan menangkap bola secara bersamaan. Bola dilemparkan dalam waktu tiga detik setelah tertangkap, hanya dari atas garis bahu dan hanya dengan satu tangan. Seorang pemain bisa melompat saat melempar bola, yang bisa menyentuh net (tapi bukan antena). Pemain harus memiliki kontak dengan tanah saat menangkap bola. Namun, bola tidak tersentuh dengan bagian bodi selain telapak tangan saat menangkap atau melempar (body touch). Bola tidak bisa digeser (dilewati) ke kiri atau kanan, atau sengaja didorong.

Dalam pertandingan resmi, tim memakai celana pendek dan seragam jersey dengan angka hanya di kisaran 1-12 depan dicetak dan bac. (*)

Exit mobile version