SMK Pernebangan Gelar Muhasabah, Dalam Rangka Jelang UN

  • Bagikan

Padang- Sebanyak 401 orang siswa SMK Penerbangan Teknik Nusantara Ketaping Sumatera Barat mengikuti kegiatan Muhasabah. Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Jumat (11/3) yang lalu itu diselenggarakan dalam rangka menghadapi Ujian Akhir Sekolah yang pelaksanaannya mulai hari senin tanggal 14 maret 2022.

Bertempat di Masjid Raudhatul ‘Ilmi sekolah tersebut, kepala SMK Penerbangan Makmur T menyampaikan bahwa acara muhasabah ini diselenggarakan dalam rangka menghadapi Ujian Akhir Sekolah bagi siswa kelas XII, dan ujian tengah semester bagi siswa kelas X dan XI. Diharapkan setelah mengikuti

Muhasabah yang diawali dengan tausiyah, siswa akan mendapatkan pencerahan sehingga bisa mengikuti Ujian dengan sukses dan prestasi yang memuaskan.

Lebih lanjut dalam eksposnya, Makmur menyampaikan bahwa SMK Penerbangan yang lebih dikenal dengan nama Sekolah Penerbangan Nusantara (SPN) ini memiliki siswa 401 orang yang dibagi dalam 2 jurusan yakni Airframe Power Plant (AP) dan Electrical Avionics (EA) untuk 3 tingkatan.

“Siswa tersebut berasal dari berbagai propinsi di Indonesia. Dari data tercatat, siswa SPN ada yang berasal dari Propinsi Sumatera Utara, Riau, Jambi, Jawa Tengah dan Propinsi lainnya. Untuk Tahun Pelajaran 2022/2023 dibuka jurusan baru yakni Teknik kendaraan ringan otomotif (TKRO) dan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM),”ulasnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri seluruh Pendidik dan Mentor pembina taruna itu, Makmur mengungkapkan bahwa setiap tahunnya SPN mengirim Taruna Tingkat III ke berbagai perusahaan penerbangan dan instansi pemerintah untuk Praktek dan magang.

Ustaz Syafrizal Tanjung yang diundang sebagai penceramah dan pemandu Muhasabah pada kegiatan itu mengajak seluruh taruna untuk bertafakkur, mereview kembali perjalanan dari setamat sekolah menengah pertama sehingga sampai diterima menjadi taruna di SPN, diantar oleh orang tua dengan harapan agar taruna menjadi orang yang sukses dan menjadi kebanggaan kedua orang tua. Ustaz yang akrab dipanggil Abi ini mengingatkan para taruna untuk mengevaluasi diri sudah seberapa jauhkah harapan orang tuanya terwujud. Sudahkah hasil pendidikan yang dijalani selama 3 tahun di SPN membuahkan prestasi yang membanggakan kedua orang tuanya masing-masing.

Abi juga mengajak para taruna memperbanyak istighfar, memohon ampunan Allah swt atas kelalaian selama ini, dan mendoakan kedua orang tuanya masing-masing serta mendoakan para guru dan mentornya yang telah berjasa mencurahkan segala ilmu dan kebisaan untuk kesuksesan para taruna.

Acara yang dihadiri oleh sesepuh SPN Almunir Chantes dan waka ketarunaan Eddy Suryadi ini diakhiri dengan kegiatan memohon maaf dan salaman dengan seluruh Pendidik dan Mentor SMK Penerbangan.(*)

  • Bagikan