PADANG – Ketua PSSI Kota Padang, Mastilizal Aye, angkat suara soal belum jelasnya regulasi cabang olahraga sepakbola yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Ia menilai, kejelasan aturan menjadi kunci utama agar daerah bisa melakukan persiapan maksimal sejak dini.
“Untuk saat ini kita belum mengetahui secara pasti bagaimana regulasi pemain sepakbola di Porprov nanti. Misalnya batas usia pemain yang boleh tampil membela daerah, ini perlu segera diperjelas,” ujar Mastilizal Aye, Rabu (28/1/2026).
Menurut Aye, ketidakjelasan regulasi tersebut berdampak langsung terhadap proses penjaringan pemain. Padahal, sepakbola membutuhkan persiapan matang, baik dari sisi teknis maupun pembentukan kekompakan tim.
Ia menjelaskan, rencana persiapan tim sepakbola Kota Padang baru akan dimulai setelah Lebaran. Seluruh pemain yang akan diproyeksikan membela daerah bakal dikumpulkan untuk menjalani seleksi dan pemusatan latihan.
“Setelah lebaran semua pemain akan kita kumpulkan. Artinya, kita hanya punya waktu sekitar tiga bulan untuk mempersiapkan tim,” sebutnya.
Meski demikian, Aye berharap panitia Porprov segera mengumumkan regulasi secara resmi, terutama terkait batas usia dan ketentuan domisili pemain berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Kalau aturannya belum jelas, kita masih bingung menentukan pemain. Apalagi soal domisili dan KTP, ini sangat krusial. Persiapan pemain itu butuh waktu, tidak bisa mendadak,” tegasnya.
Aye menegaskan, kejelasan regulasi sejak awal akan membantu seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat menyiapkan tim terbaiknya, sehingga kompetisi sepakbola Porprov XVI 2026 benar-benar berjalan berkualitas dan kompetitif. (almadi)












