Indeks
Sumbar  

Peringatan Harganas Ke XXIII Tingkat Sumbar Meriah

Pessel – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang dilaksanakan di Pesisir Selatan meriah. Betapa tidak, berbagai kegiatan dilaksanakan oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumbar bekerjasama dengan Pemkab Pesisisr Selatan.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar H Nofrijal mengatakan, dalam rangka memperingati Harganas dilakukan serangkaian acara sejak habis lebaran dengan tema peduli sosial. Dengan mengadakan kunjungan sosial ke panti jompo, panti asuhan, dan mengajak para perusahaan untuk memberikan bantuan-bantuan. Selain itu, juga melakukan seminar, jalan santai yang dilakukan di Pessel, bersepeda santai dengan 1000 sepeda.

“Harganas kali ini mengangkat tema pembentukan karakter, dengan lebih berfokus pada kualitas bukan lagi kuantitas. Keluarga menjadi salah satu faktor utama dalam pembentukan karakter anak, untuk itu pentingnya peran serta keluarga dalam membentuk karakter anak,”ujarnya.

Nofrijal mengatakan, pendekatan KB saat ini sudah bergeser dari kuantitas menjadi kualitas karena sasarannya adalah melahirkan anak yang berkualitas. Memperingati Harganas ini juga dalam rangka menghimbau, mengajak masyarakat mengerti makna keluarga yang sebenarnya maka pemahaman tersebut akan diikuti dengan penurunan angka kelahiran.

“Yang penting dilakukan saat ini adalah 1000 hari pertama kehidupan, dan membentuk karakter remaja yang dimulai dari keluarga,”ujarnya.

Terkait anggaran, meskipun pemerintah mengharuskan BKKBN memotong anggaran efisiensi 30 persen dari jumlah anggaran keseluruhan. Namun, hingga Agustus 2016 capaian target BKKBN sudah mencapai 60 persen dan dalam kurun waktu tiga bulan ke depan ia yakin akan mencapai target 85 hingga 90 persen. Untuk peserta KB baru tahun 2016 BKKBN menargetkan 153.000 peserta, terhitung Januari hingga Agustus sudah tercapai target  54,55 persen dan ia juga optimis pada September akan mencapai target 80 atau 90 persen.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, moment Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 23 ini hendaknya dimaknai dengan arti keluarga yang sebenarnya. Dengan demikian, akan membawa pengaruh bagi penurunan angka kelahiran, dan peningkatan angka berKB pada masyarakat untuk melahirkan generasi yang berkualitas.

“Untuk mencapai keluarga yang sejahtera tentunya harus mempunyai perencanaan sejak dini, misalnya saja perencanaan 1000 hari pertama kehidupan. Keluarga juga menjadi tonggak utama dalam pembangunan karakter generasi ke depannya, agar melahirkan generasi-generasi yang berkualitas,”ujarnya saat menghadiri Harganas tingkat Sumbar yang ke 23 tahun sekaligus Upacara Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 97 yang dilaksanakan di Pessel, Selasa (20/9).

Lebih jauh Nasrul Abit mengatakan, “ lingkungan keluarga, orang tua, anak dan keluarga dekat merupakan tempat bersemi kasih saying, sikap dan prilaku hormat-menghormati, nilai moral, agama dan kemanusian. Keluarga juga tempat berlangsungnya interaksi yang harmonis dalam suasana asih dan asuh dalam menumbuhkan keluarga yang baik, tentram dan damai”.

“ Ketahanan suatu bangsa berawal dari ketahanan dalam sebuah keluarga. Karena itu sebuah keluarga hendaknya mampu mencerminkan nilai akhlak, religius, menjunjung tinggi kebersamaan dalam keluarga dalam kehidupan sehari-hari,” himbaunya.

Exit mobile version