Indeks
Daerah  

Pasaman Bentuk APSAI Menuju Kabupaten Layak Anak

Pasaman-Pasaman yang saat ini berhasil mencapai tingkat Madya dalam tingkat Kabupaten Layak Anak secara Nasional, tentu tidak ingin berhenti sampai disitu saja, karena ada tiga tingkatan lagi yang harus dicapai untuk sampai pada Tingkat Kabupaten Layak Anak atau KLA yang sesungguhnya dan untuk mencapai tingkat KLA tersebut tentu tidak mudah, hal ini disampaikan oleh Furkan SKM, Mkes selaku Kadis P3AP2KB Pasaman kepada Sumbarpost.com yang didampingi oleh Ibuk Nurhalimah SKM selaku Kabid Perlindungan Anak.

Untuk mencapai tingkat Kabupaten Layak Anak tentu Dinas P3AP2KB Pasaman tidak bisa berjalan dan berupaya secara kedinasan saja, tapi harus menjalin kerjasama dengan semua pihak terkait, termasuk dengan Dunia Usaha dan Pers sendiri, oleh karena itu kami sangat bersyukur dan berterimakasih sekali kepada Bapak Bupati Pasaman H. Benny Utama SH MM beserta wakil Bupati Sabar As dan jajaran terkait yang senantiasa mensuppor Program Kabupaten Layak ini.

Furkan SKM MKes dan juga Kabid Perlindungan Anak Nurhalimah SKM tidak lupa menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas P3AP2KB Sumatera Barat yang ikut membantu berdirinya APSAI Kabupaten Pasaman yang dalam mendirikan Apsai Kabupaten Pasaman dihadiri Kepala Bidang PHA Ibu Enceria Damanik, yang dalam sambutannya atas nama Kadis P3PA2KB menyampaikan rasa bangga dan syukur atas cepat tanggap dibentuknya APSAI ini, karena untuk APSAI sendiri belum.banyak yang membentuknya Di Sumatera Barat dan mudah mudahan jalinan antara Dinas P3PA2KB dan APSAI Kabupaten Pasaman menjadi contoh bagi daerah lan terdepan dalam mewujudkan KLA di Sumatera Barat.

Menjawab pertanyaan Sumbar post. Com terkait dengan pembentukan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia atau APSAI Kabupaten Pasaman ini dibuka oleh Bupati Pasaman yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten II Drs. Yasri Uripsyah M.Si. Saat ini keanggotaan APSAI Kabupaten Pasaman sudah cukup banyak yang berasal dari beberapa kalangan usaha, ada dari Perbankan, Perhotelan, Percetakan , Kuliner dan UMKM. Adapun APSAI dibentuk pada tanggal 27 Oktober 2022 kemaren bertempat di Aula Kantor Bappeda Pasaman dan hadir dalam pembentukan tersebut Kepala Dinas DPMPTSP Pasaman Ibu Hj Yusnimar , Kepala Kantor Kadin Pasaman, Polres Pasaman unsur terkait lainnya.

Oleh Furkan SKM juga disampaikan bahwa pembentukan APSAI Kabupaten Pasaman yang baru terbentuk ini juga diatur dalam Ranperda Tentang Kabupaten Layak Anak yang salah tu Fasal dalam Ranperda tersebut mengatur tentang keterlibatan Dunia Usaha dalam mensukseskan Kabupaten Layak Anak.
APSAI yang sudah terbentuk ini, selanjutnya akan menjadi Anggota APSAI Pusat, karena untuk SK Kepengurusan APSAI ini sendiri dikeluarkan oleh APSAI Pusat. Untuk nara sumber sendiri dalam kegiatan pembentukan APSAI ini berasal dari Yayasan Ruang Anak Dunia yang dalam hal ini diwakili oleh Wanda Leksmana.

Catatan Sumbarpost.com dari narasi yang disampaikan oleh Wanda Leksmana dalam pembentukan APSAI Pasaman selaku Nara Sumber menyampaikan, bahwa Apa yang dilakukan oleh Dinas P3PA2 KB Kabupaten Pasaman dalam upaya mencapai Kabupaten Layak Anak patut diacungkan jempol karena respon yang begitu baik dan cepat sebagai wujud dari Ranperda yang baru dibuat yang sebentar lagi bakal menjadi Perda Tentang Kabupaten Layak Anak.

Terkait dengan Dunia Anak dan Dunia Usaha adalah dua sisi yang berhubungan erat, karena Dunia Usaha dalam Produktifitasnya mengeluarkan produk yang berhubungan dengan Dunia Anak Oleh karena itu kegiatan produk mereka harus berspektif anak yang artinya aman untuk anak sebagaimana yang diatur dalam Undang Undang nomor 35 Tahun 2014 yang termaktub dalan pasal 72 ayat 6 terkait dengan kebijakan Perusahaan yang bersfektif anak.Dengan menyikapi Peran Dunia Usaha dan Undang Undang Nomor 35 maka antara Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha harus Sinergis dan Berkolaborasi demi indahnya Dunia Anak.(INDAH / AMRI)

Exit mobile version