Sumbar  

Lepas Keberangkatan 47 JCH Menuju Tanah Suci, Ini Kata Rektor Unand

PADANG– Rektor Unand Efa Yonnedi, Ph. D melepas keberangkatan 47 Jamaah Calon Haji (JCH) berasal dari berbagai fakultas serta unit, baik itu dosen dan juga Tenaga Kependidikan (Tendik) bersama suami dan istri menuju tanah suci yang mulai berangkat tanggal 12 Mei 2024.
Pelepasan ini berlangsung di Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis pada Selasa (7/5) dilanjutkan dengan siraman rohani oleh Ustad Epi Santoso.
Rektor menuturkan ibadah haji merupakan rukun islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi yang mampu baik secara fisik maupun non fisik. “Ibadah haji menjadi perjalanan spiritual yang penuh dengan warna dan makna, di mana jamaah akan mempraktekkan ritual keagamaan dan membersihkan diri dari dosa-dosa,” ujarnya.
Ia memperhatikan banyak jamaah haji yang hanya fokus kepada ritual fisik semata seperti berlari, berkeliling, duduk, melontar jumroh, namun jarang yang kemudian mencoba membawa ritual fisik ke wilayah spritual.
“Kalaulah hanya fokus pada ritual fisik semata maka perjalanan ini tentu tidak akan banyak memberikan dampak dan makna,” terangnya. Ia mengutip dari sebuah buku Cerdas Haji dan Umroh yang mana ritual fisik sa’i berlari-lari tujuh kali dari Safa berakhir di Marwah dimana Safa ini dimaknai sebagai sebuah perjalan yang diawali dengan niat tulus, ikhlas, murni dan jernih.
“Sedangkan Marwah di maknai sebagai ketinggian, prestasi, kinerja yang dirasakan oleh diri sendiri dan orang lain setelah terlebih dahulu berlari-lari kecil, berkeringat kemudian berdoa dengan mengagungkan kalimat Allah,” ucap rektor.
Menurutnya, ini penting karena dengan ibadah haji akan terukur berhasil atau tidaknya setelah kembali ke tanah air, bagaimana dirumah, ditempat ibadah, bagaimana bertetangga, di kantor, bahkan bagaimana mengurus bisnis.
Rektor menyampaikan selamat kepada JCH yang telah terpanggil untuk melakukan ibadah ini. Ia berpesan untuk fokus beribadah, tunaikan rukun-rukunnya dengan baik.
Selain itu, ia juga mohon untuk mendoakan Universitas Andalas menjadi perguruan tinggi yang semakin maju, karena baginya doa di tanah suci tersebut sangatlah mustajab.
Semoga ibadah haji para jamaah diterima menjadi haji yang mabrur dan kelurga yang ditinggalkan selalu terjaga dan selalu di bawah lindungan Allah.
Sementara itu, perwakilan JCH Universitas Andalas Prof. Rusnam mohon pamit dengan segala kerendahan hati untuk melaksanakan ibadah haji yang insyaAllah akan berangkat dalam beberapa hari ke depan.
“Mohon doa semoga JCH Universitas Andalas diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” sambung Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian ini.(*Naldi)