Pasaman-Terkait dengan pemberian Makanan Bergizi Gratis terhadap Pelajar dan Masyarakat, namun dalam hal ini untuk para lansia hingga saat ini nelum ada yang menerima Majanan Bergizi Gratis sebagaimana yang di kelola oleh Badan Gizi Nasional, hal ini di sampaikan oleh Arma Putra SKM pada Sumbarpost.com saat Konfirmasi pada hari Senin Tanggal 8 Maret 2026
Oleh Arma Putra di jelaskan, bahwa untuk makanan bergizi lansia itu adanya hanya pada Kemensos dan bukan pada BGN dan namanya bukan MBFG, tapi Permakanan Lansia sama halnya seperti MBG pada kegiatan Permakan Lansia ini juga di kelola oleh Kelompok Masyarakat atau Pokmas dibawah Dirjen RehabilITasi Lanjut Usia atau RSLU
Lebih jauh disampaikan, bahwa Permakanan untuk Lansia ini tidak seluruh Lansia me dapat Makanan Bergizi Kemensos ini, karena ada batasan batasannya yakni Lansia Tunggal dan arti Lansia Tunggal ini, adalah Lansia yang berusia diatas 75 Tahun dan memiliki Kartu Keluarga Tunggal, walaupun yang bersangkutan tinggal bersama anak atau cucunya tetap dapat Permakan ini
Ditambah kan juga oleh Arma Putra yang dalam bincang juga turut didamping Toharuddin M.Pd selaku Kabid Resos dan Ibu Novita Yuhendra, bahwa saat ini Permakan Lansia yang ada di Pasaman baru ada di Dua Kecamatan yakni Kecamatan Lubuk Sikaping dan Kecamatan Bonjol dengan jumlah pemanfaat saat ini untuk Kecamatan Bonjol sebanyak 72 PM Lansia Tunggal dan untuk Lubuk Sikaping sebanyak 125 PM, kedua Dapur yang ada di Dua Kecamatan ini sudah berjalan selama 4 Tahun ,terhitung sejak tahun 2022
Dan kedepannya kita sudah menyusun program Makanan Lansia 8ni dan ada penambahan dapur untuk dua kecamatan lagi, hal ini di jelaskan oleh Arma Putra, kenapa hanya dua kecamatan sebagai tambahan dan kenapa dengan kecamatan lain tidak masuk dalam tambahan Dapur Permakan Lansia, hal ini dijelaskan oleh Arma Putra SKM, bahwa hingga saat ini baru Dua Kecamatan yang menyatakan sanggup menjadi pengelola Dapur Permakan Lansia Tunggal .(Amri )
