Padang-Hendri Susilo yang baru saja didepak dari klub Persiraja, kini menggantikan Welliansyah di Semen Padang FC. Artinya, tanggungjawab sudah beralih. Baik buruknya tim kebanggaan urang awak mengikuti kompetisi liga dua saat ini, tak lepas dari nama Hendri Susilo.
“Sekarang tanggungjawab Semen Padang FC berada di pundak Hendri Susilo. Jadi saya minta kepada suporter dan pemerhati sepakbola mendukung programnya demi mengangkat hasil yang kurang memuaskan ini,” ujar Komisaris Utama, PT Kabau Sirah Semen Padang, Khairul Jasmi, Jum’at (29/10/21).
Semen Padang FC pada kompetisi kali ini berada pada posisi buncit klasemen sementara Grup A dengan poin 5. Hasil dari sekali menang, dua kali seri dan dua kali kalah. Sedangkan posisi atas dipegang oleh Sriwijaya FC dengan poin 13.
Hasil jeblok tersebut jadi tekanan berat buat Welliansyah sebagai pelatih. Kemudian dia dengan sportif menyatakan mundur dari SPFC.”Kita ucapkan terimakasih kepada Welliansyah dengan lapang dada menyatakan mundur. Sebenarnya, ini adalah kelemahan kita bersama dan tidak ada yang disalahkan,” ujar KJ singkatan Khairul Jasmi.
Untuk pertandingan mendatang, kata wartawan senior tersebut, Semen Padang FC harus menang demi mengejar poin yang sudah tertinggal dari tim lain.” Kita masih punya peluang menapak papan atas klasemen, asal pada sisa pertandingan terus meraih kemenangan. Jadi perlu dukungan dan doa kita bersama,” ucapnya. (almadi)
KJ: Tanggungjawab SPFC Di Pundak Hendri Susilo
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

PADANG – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI yang hampir delapan tahun “mati suri”….

PADANG -Di tengah keraguan sejumlah pihak, Ketua KONI Kota Solok Rudi Cader justru tampil optimistis….

PADANG PARIAMAN -Ambisi besar dipasang Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera…

SOLOK-Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Bagi Kota Solok, ajang ini sebagai pembuktian. Pemerintah…

JAKARTA -Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Tahun 2025 resmi berakhir. Digelar…







