PADANG – Kisruh yang mewarnai Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) IMI Sumatera Barat, Senin (30/3/2026) di Aula Kantor Gubernur Sumbar, berbuntut panjang. Insiden yang sempat memanas itu dinilai telah mencoreng marwah organisasi otomotif di Ranah Minang.
Ketua DPW 234 SC Sumbar, Yonder WF Alfarent, akhirnya angkat bicara. Ia secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Pengurus Pusat IMI, yang saat itu dihadiri Wakil Ketua Umum Organisasi, Jhon Ismadi Lubis.
“Saya atas nama insan otomotif Sumbar, menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang sangat memalukan ini,” ujar Yonder, sembari menyalami Jhon Ismadi Lubis.
Menurutnya, kericuhan yang dipicu oleh oknum peserta tersebut tidak hanya mencoreng nama IMI Sumbar, tetapi juga memperlihatkan dinamika yang jauh dari nilai-nilai organisasi.
“Ini sangat mempermalukan organisasi. Kami sangat menyayangkan tindakan provokatif yang terjadi dalam forum resmi,” tegasnya.
Tak hanya itu, Yonder juga mengaku telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada jajaran IMI Pusat atas insiden yang bahkan viral di media sosial tersebut.
Ia menilai, penundaan Musprovlub akibat kericuhan ini berdampak serius terhadap agenda olahraga otomotif di Sumatera Barat yang kini ikut tertunda.
“Kita berharap persoalan ini segera diselesaikan secara musyawarah, agar roda organisasi dan agenda otomotif bisa kembali berjalan,” harapnya.
Sementara itu, sejumlah peserta lainnya juga menyayangkan jalannya forum yang dinilai tidak kondusif. Mereka menyoroti perdebatan yang sudah memanas bahkan sebelum pimpinan sidang terbentuk, sehingga agenda utama belum sempat dibahas.
Selain itu, muncul pula penilaian adanya upaya dominasi oleh kelompok tertentu yang mencoba memaksakan kehendak dalam forum tersebut.(almadi)












