Daerah  

Ketua KONI Sumbar Hamdanus, Resmi Melantik Pengurus KONI Kabupaten Limapuluh Kota, Periode 2025-2029

Payakumbuh,_Ketua KONI (Komite Olah Raga, Nasional) Kabupaten Limapuluh Kota, Taufik Hidayatul Ichsan Komit untuk berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober nanti. Dengan pembinaan yang terarah optimis akan mendapatkan prestasi yang terbaik.

Demikian disampaikan Ketua KONI Kabupaten Limapuluh Kota Taufik Hidayatul Ikhsan dalam sambutannya pada pelantikan pengurus KONI masa bakti 2026–2029 di Aula Kantor Bupati Bukik Limau Sarilamak, Kamis (12/2).

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Limapuluh Kota H. Safni, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, pimpinan dan anggota DPRD Limapuluh Kota, Forkopimda, Kepala OPD, Ketua KONI kabupaten/kota se-Sumatera Barat, tokoh olahraga, serta para ketua cabang olahraga (cabor).

Lebih jauh‎ Taufik menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah Limapuluh Kota terhadap kemajuan olahraga, termasuk komitmen untuk menyiapkan anggaran Porprov serta dukungan sarana dan prasarana olahraga.

‎“Beberapa bulan terakhir kita melihat tren positif. Geliat masyarakat untuk berolahraga semakin meningkat. Orang tua semakin antusias mendorong anak-anaknya mengikuti berbagai cabang olahraga,” ujarnya.

‎Ia menyebut dojo karate dan dojang taekwondo semakin aktif, sepatu roda menjadi tren di kalangan generasi muda, biliar berkembang pesat, tenis meja dan bulutangkis semakin diminati, serta sekolah sepak bola terus tumbuh. Cabor lainnya pun menunjukkan aktivitas pembinaan yang semakin hidup.

‎Menurutnya, kondisi ini patut diapresiasi karena olahraga menjadi benteng generasi muda dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan gawai, narkoba, hingga pergaulan bebas. Namun ia mengingatkan, geliat tersebut harus memiliki arah jelas.

‎“Jangan sampai ini hanya tren musiman. Harus ada muara pembinaan berkelanjutan. Di sinilah peran cabor dan KONI penting, menghadirkan sistem pembinaan yang serius dan kompetisi rutin agar lahir atlet berprestasi,” tegasnya.

‎Ia mencontohkan keberhasilan Timnas Futsal Indonesia yang mampu menjadi runner-up Asia sebagai hasil proses panjang, pembinaan konsisten, dan kompetisi profesional.

‎“Kita butuh dua hal, pengurus yang serius membina organisasi dan kompetisi yang rutin serta kompetitif. Porprov menjadi ajang penting untuk mengukur hasil pembinaan tersebut,” katanya.

‎Ketua KONI Taufik Hidayatul Ikhsan juga melaporkan capaian Porprov 2018, di mana Limapuluh Kota meraih 50 emas, 49 perak, dan 81 perunggu, menempati posisi keempat di Sumatera Barat, bahkan menjadi juara umum di tiga cabor, atletik, menembak, dan balap sepeda.

‎Capaian itu menjadi modal optimisme menghadapi Porprov mendatang. Ia menyatakan keyakinan bahwa dengan dukungan maksimal Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Limapuluh Kota H. Safni dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, Limapuluh Kota berpeluang mencetak sejarah baru dalam ajang Porprov.

‎Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota H. Safni Sikumbang menegaskan bahwa KONI memegang peran strategis dalam membina dan mengembangkan olahraga daerah.

‎“Amanah ini bukan tugas ringan, tetapi tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga dan mengharumkan nama daerah. Kami berharap pengurus baru menghadirkan semangat baru, tata kelola profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi,” ujarnya.

‎Ia menilai Limapuluh Kota memiliki potensi atlet luar biasa yang harus ditopang pembinaan terarah, program terukur, serta sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan cabang olahraga.

‎“Jika pembinaan berjalan serius dan berkelanjutan, prestasi daerah, nasional, bahkan internasional bukan hal mustahil,” tambahnya.

‎Sedangkan Ketua KONI Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, menyebut kepengurusan baru ini sebagai momentum penataan yang lebih terarah bagi olahraga Limapuluh Kota.

‎“Mulai hari ini KONI Limapuluh Kota harus bergerak lebih terarah. Dengan komitmen pengurus baru serta dukungan Bupati dan Wakil Bupati, saya yakin prestasi Limapuluh Kota akan meningkat di tingkat provinsi,” ujarnya.

‎Ia juga menyinggung Porprov Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026 sebagai ajang pembuktian hasil pembinaan.

‎“Porprov bukan sekadar pertandingan, tetapi cermin hasil pembinaan. Jika prosesnya baik, hasilnya akan mengikuti,” katanya.

‎Selain menargetkan prestasi, Limapuluh Kota juga dinilai memiliki potensi menjadi tuan rumah beberapa cabor Porprov, seperti paralayang di Taeh Bukik, biliar, tenis meja, futsal, menembak, hingga sepak bola, sebut Hamdanus yang didampingi Sekumnya, Dipo Anandya Pratama yang kebetulan putra Limapuluh Kota. (Fik)