Hadapi Porprov 2026, Sekum PSSI Padang Masrial Ujang Bidik Final di Cabor Sepakbola

PADANG -Cabor sepakbola Kota Padang tak ingin lagi mengulang cerita pahit pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2018 silam. Kala itu, tim kebanggaan ibu kota provinsi harus angkat koper lebih awal, bahkan sebelum pesta olahraga resmi dibuka.

Pengalaman pahit tersebut kini dijadikan cambuk untuk bangkit. Pengurus PSSI Kota Padang pun langsung menggelar seleksi pemain. Direncanakan digelar setelah rapat kerja kota, sebagai langkah awal mempersiapkan tim terbaik menuju Porprov 2026.

“Kita tidak mau kegagalan Porprov 2018 terulang. Karena itu, seleksi pemain akan segera kita lakukan setelah raker ini,” tegas Sekretaris Umum PSSI Padang, Masrial Ujang, Jumat (16/1/2026).

Kenangan pahit itu, menurut Masrial, masih membekas hingga kini. Di saat cabor lain berjaya mempersembahkan medali, sepakbola justru terdepak lebih awal, meski sebelumnya penuh optimisme.

“Peristiwa itu sulit saya lupakan. Terlalu pahit untuk dikenang, apalagi saat cabor lain mendulang prestasi, sementara sepakbola Padang harus tersingkir,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Ujang ini menegaskan, Porprov 2026 harus menjadi panggung kebangkitan sepakbola Kota Padang. Target awal yang dipatok cukup realistis namun sarat gengsi, menembus partai final.

“Kita ke final dulu. Cabor sepakbola itu daya tarik utama, apalagi di penutupan. Ibarat makan tanpa garam, kalau tidak sampai final rasanya kurang lengkap. Setelah itu, barulah kita bicara emas,” katanya penuh keyakinan.

Namun jalan menuju final tentu tak mudah. Ujang mengingatkan, sejumlah daerah memiliki tradisi sepakbola yang kuat dan patut diwaspadai. Kota Payakumbuh serta Kabupaten Padang Pariaman disebut sebagai lawan berat yang berpotensi mengganjal langkah Padang.

“Keduanya sentral sepakbola di Sumbar. Tim mereka kuat dan solid, jadi kita harus ekstra hati-hati saat berhadapan,” ujarnya. (almadi)