Demi Lahirkan Atlet Nasional, Kejurda Tinju Verry Mulyadi Cup Dipastikan Jadi Agenda Tahunan

PADANG–Upaya melahirkan petinju Sumatera Barat berkelas nasional terus dimatangkan. Kejuaraan tinju daerah (Kejurda) Verry Mulyadi Cup yang akan digelar usai Lebaran Idul Fitri 2026, dipastikan masuk kalender tetap dan bakal digelar setiap tahun.

Komitmen itu ditegaskan langsung oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang, Verry Mulyadi, SH, Sabtu (31/1/2026). Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembinaan berjenjang bagi atlet tinju Sumbar.

“Kita jadikan kejuaraan ini kalender tetap tahunan. Tujuannya jelas, bagaimana Sumatera Barat bisa melahirkan petinju berkelas nasional, bahkan peraih emas PON,” katanya Verry.

Gaung Kejurda Verry Mulyadi Cup rupanya langsung menggugah dunia persasanaan. Sasana-sasana tinju di Kota Padang hingga daerah lain di Sumbar mulai bergerak dan menggeliat. Antusiasme atlet yang tinggi pun diakui Verry di luar perkiraannya.

“Terus terang saya tidak menyangka animo atlet setinggi ini. Ini tanda bahwa tinju masih hidup dan dicintai. Tinggal bagaimana kita memberi panggung dan pembinaan yang konsisten,” ujar mantan manajer Semen Padang FC U-21 itu.

Pria yang akrab disapa Pepen ini menegaskan, Sumbar sejatinya memiliki sejarah emas di cabang tinju. Nama-nama seperti Amri Yusran dan Roby Chandra menjadi bukti bahwa Ranah Minang pernah berjaya di pentas PON.

“Niat saya satu, bagaimana Sumbar kembali punya petinju yang membanggakan dan meraih emas di PON. Kita pernah punya sejarah, dan itu harus kita ulangi,” katanya.

Lebih jauh, Pepen menyebut tinju sebagai cabang olahraga tertua dan klasik yang harus terus dijaga eksistensinya. Di tengah munculnya berbagai cabang beladiri modern, tinju dinilai tak boleh tersingkir dari panggung olahraga.

“Sekarang ada cabor lain yang menggabungkan tinju dengan beladiri lainnya. Kita tidak ingin tinju murni justru tergerus dan hilang dari peredaran,” ujar Ketua Ormas Pemuda Pancasila Sumbar tersebut.

Tak hanya soal prestasi, Kejurda ini juga diharapkan membawa dampak sosial. Tinju, menurut Pepen, dapat menjadi sarana pembinaan karakter, disiplin, sekaligus mengarahkan generasi muda ke jalur positif.

“Dengan tinju, anak-anak kita dilatih disiplin. Yang tadinya nakal atau suka tawuran, bisa kita arahkan ke prestasi. Kalau berprestasi, peluang masuk TNI dan Polri pun terbuka,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pertina Sumbar, Efendi Guci, turut mengapresiasi digelarnya Kejurda Verry Mulyadi Cup. Ia menyebut kejuaraan ini telah memicu semangat baru di kalangan atlet dan sasana.

“Saya dapat laporan, sasana-sasana mulai ramai dan gairah latihan meningkat sejak beredarnya informasi Kejurda Verry Mulyadi Cup akan digelar,” ungkap Efendi. (almadi)