Atlet Takraw PON Sumbar Mengeluh, Uang Saku Dicicil, Tidak ada Seragam Kontingen

  • Bagikan

Padang-Atlet Sepak Takraw yang akan diberangkatkan menuju PON XX Papua mulai gelisah tidak adanya seragam berlambang Tuah Sakato. Padahal jadwal berangkat minggu ini, tapi belum tampak tanda-tanda mendapatkan kostum. Bahkan, uang saku atlet dicicil separo.

“Empat tahun lalu, sebulan menjelang berangkat PON kita sudah diminta ukuran baju. Sekarang tidak ada tanda-tanda mendapatkan seragam kontingen. Sedangkan uang saku dibayar separo, usai PON baru dilunasi,” ujar Afrido. Sabtu (18/9/21)

Jeritan atlet tersebut berbeda dengan pernyataan pelatinya, menurut Syahril Bais, persoalan uang bulanan termasuk gizi aman-aman saja tak ada kendala. Sedangkan persiapan sudah matang sebelum menuju PON Papua.”Jadi tidak ada masalah mengenai uang bulanan atlet,” jelas Syahril yang juga pengurus KONI Sumbar tersebut.

Pembelaan pelatih Sepak Takraw Sumbar terhadap kondisi KONI patut diacungi jempol. Syahril Bais berupaya menutupi apa yang terjadi sebenarnya. Namun, atletnya dengan lugu membeberkan situasi terkini.”Begitu benar pembelaan yang dilakukan pelatihnya terhadap KONI Sumbar,” ujar Agusmardi praktisi olahraga Sumbar.

Pada pelepasan tersebut pengprov PSTI Sumbar mengirimkan delapan atlet dan empat pelatih serta offisial dengan menargetkan satu medali emas di Cabor Sepaktakraw pada ajang PON XX Papua, Oktober 2021 nanti. Pada PON XX yang dihelat di Bumi Cendrawasih. Mereka berangkat tanggal 24 September 2021.

“Dalam ajang PON XX Papua 2021, Pengprov PSTI Sumbar mengikuti nomor tim beregu dan doble yang terdiri dari putra dan putri,” ujar Ketua Pengprov PSTI Sumbar Ermizen didampingi Waketum Sekum Syahril Bais di sela-sela pelepasan atlet sepaktakraw Kafe Uje Padang.

Tidak adanya kostum dari KONI Sumbar, ketua PSTI menanggulangi berupa jaket dan jersey. Dia berharap atlet mewujudkan target satu medali. Sementara, pada arena PON Jawa Barat 2016 lalu, Sumbar membawa pulang satu medali perak dan satu perunggu.

Sedangkan, atlet sepaktakraw  PON Sumbar yang diberangkatkan ke bumi Cendrawasih Papua terdiri dari, Syamsul Akmal, Afrido Chaniago, Roly Afriandi, Andri Ferdian, bermaterikan Atlet PON 2016 yang meraih perak. Sedangkan, Akmal meraih perunggu pada Asian Games.

Sedangkan atlet putri, Riza Putri Anita, Ramayani, Vivien Eddy, Sri Wahyuni Anisa, yang juga Alumni PON 2008, 2012 dan 2016. Baik atlet putra maupun putri merupakan atlet sepaktakraw alumni PPLP Sumbar.

Sementara pelatih atlet sepaktakraw ke PON Papua ini, Head Coach Refrianto SSi dan Asisten Coach Syahril Bais MPd, Zumroni MPd, Yovi Hendra Utama SSi. Semua ini di bawah arahan Wakil Ketua Binpres Rudi Calces SSi juga Kasi Olahraga PPLP Sumbar.  (naldi)

  • Bagikan