Pembukaan Porprov 2026 Masih Mengambang, Sekum KONI Sumbar, Tunggu Hasil Meeting dengan Cabor dan KONI Daerah

PADANG -Mundurnya Kota Padang sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Tahun 2026 membuat sejumlah agenda besar ikut terdampak. Salah satu yang paling krusial adalah kepastian lokasi pembukaan dan penutupan ajang olahraga multi event terbesar di Sumatera Barat tersebut.

Semula, Kota Padang siap menjadi tuan rumah sekaligus lokasi seremoni pembukaan dan penutupan Porprov. Namun di detik-detik terakhir, keputusan berubah. Dampaknya, skema tuan rumah bersama pun harus dikocok ulang.

Sekretaris Umum KONI Sumatera Barat, Anandya Dipo Pratama, tak menampik situasi ini membuat persiapan sedikit terganggu. Meski begitu, ia memastikan seluruh proses akan segera dibahas secara menyeluruh.

“Siapa yang jadi tuan rumah pembukaan dan penutupan Porprov belum diputuskan. Kita akan lakukan rapat dengan Pengprov dan pengurus KONI kabupaten dan kota,” ujar Dipo, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, peluang kini terbuka lebar bagi daerah lain yang siap dan mampu mengemban tanggung jawab tersebut. Tidak hanya soal kesiapan venue, tetapi juga menyangkut kesiapan teknis, anggaran, hingga konsep pelaksanaan seremoni yang representatif.

“Jadi siapa saja masih punya peluang untuk menjadi tuan rumah pembukaan dan penutupan. Kita tunggu dulu hasil meeting dengan cabor dan KONI kabupaten dan kota,” tegasnya.

Dipo menambahkan, komunikasi dan koordinasi lintas daerah menjadi kunci agar pelaksanaan Porprov tetap berjalan sukses meski ada dinamika di tengah jalan. Ia optimistis semangat kebersamaan antar daerah akan menjadi solusi terbaik demi menjaga marwah Porprov sebagai ajang pemersatu olahraga Sumbar. (almadi)