Indeks

Semen Padang Tahan Imbang Malut United 2-2 dan Jaga Asa Keluar dari Zona Degradasi

PADANG-Laga penuh tensi tersaji pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, Jumat (20/2/2026) malam WIB, di Stadion H. Agus Salim, Padang. Tuan rumah Semen Padang F.C. menunjukkan mental baja dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan imbang Malut United FC 2-2.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Kabau Sirah sempat dibuat terdiam. Malut United tampil agresif sejak menit awal dan sukses mencuri dua gol lebih dulu. Lini pertahanan Semen Padang dipaksa bekerja keras menghadapi tekanan cepat dan penyelesaian klinis tim tamu.

Tertinggal 0-2 tak membuat Semen Padang kehilangan arah. Memasuki babak kedua, intensitas serangan tuan rumah meningkat drastis. Perubahan taktik dan masuknya beberapa pemain segar membuat ritme permainan berubah. Gol pertama menjadi titik balik membangkitkan semangat sekaligus memompa kepercayaan diri skuad Kabau Sirah.

Dukungan suporter yang tak henti memberi semangat menjadi energi tambahan. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah gol penyeimbang di pertengahan babak kedua. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini menjadi poin penting bagi Semen Padang dalam upaya keluar dari zona degradasi. Kini mereka mengoleksi 16 poin dan berada di peringkat ke-16 klasemen sementara. Meski belum beranjak dari zona merah, tambahan satu angka ini menjaga asa untuk bertahan di kasta tertinggi.

Pelatih Semen Padang mengapresiasi semangat juang anak asuhnya yang tak menyerah meski tertinggal dua gol.

“Saya bangga dengan karakter tim malam ini. Dalam situasi sulit, pemain tetap percaya dan bekerja keras sampai akhir. Ini poin yang sangat penting untuk perjuangan kami keluar dari zona degradasi,” ujarnya usai laga.

Ia mengakui timnya masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam mengantisipasi serangan awal lawan. Namun, respons di babak kedua dinilai sebagai modal berharga untuk laga-laga selanjutnya.

Sementara itu, pelatih Malut United mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan keunggulan.

“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik dan unggul dua gol. Tapi di babak kedua kami kehilangan konsentrasi. Sepak bola menghukum tim yang tidak fokus. Ini jadi pelajaran penting bagi kami,” katanya.

Meski demikian, ia tetap memberi apresiasi atas kerja keras para pemainnya dan menilai pertandingan berlangsung menarik dengan tempo tinggi.

Hasil imbang ini memperpanjang catatan perjuangan Semen Padang yang terus berusaha bangkit. Jika konsistensi permainan seperti babak kedua mampu dipertahankan, peluang Kabau Sirah untuk keluar dari tekanan zona degradasi masih terbuka lebar.(almadi)

 

 

Exit mobile version