Indeks
Ekobis  

PT Semen Padang Tak Bisa Harapkan Tol Padang – Pekanbaru Dongkrak Penjualan 2018

Padang – PT Semen Padang tak bisa harapkan pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru untuk meningkatkan penjualan semen tahun ini, karena belum jelasnya kepastian mega proyek tersebut dilaksanakan.

Padahal Presiden Republik Indonesia sudah melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan proyek dimaksud pada Februari lalu, dengan perkiraan pekerjaan sudah mulai pertengahan tahun 2018 ini hingga selesai 2023 mendatang.

Namun permasalahan tanah yang sedang terjadi di ruas jalan yang berada di Kabupaten Masyarakat hingga sekarang belum tuntas, sehingga pekerjaan menjadi tertunda. Kemungkinan pada 2019 jalan tol proyeksi penjualan perusahaan semen tertua Tanah Air tersebut.

“Terpaksa kita cari potensi pasar lain untuk tahun 2018 ini karena Tol Padang Pekanbaru ini masih mengambang,”Kata Dirut PT Semen Padang Yosviandri dalam silaturahmi dengan wartawan kemarin,

Potensi lain yang sedang digarap adalah pembangunan infrastruktur pedesaan yang dilakukan oleh Kementrian desa (Kemendes), yang tengah gencar dilaksanakan.

Pasar ekspor juga menjadi salah satu incaran PT Semen Padang. Ia mengatakan target ekspor perusahaan tahun ini mencapai 600 ribu ton semen dan klinker. Apalagi saat nilai tukar dolar sedang menguat sehingga cukup menguntungkan.

Disamping itu juga mengharapkan proyek infrastruktur lainnya yang dilakukan oleh Kementrian PUPR, Instansi pemerintah se Sumbar, serta proyek lainnya yang dikerjakan sektor swasta.

Yosviandri tak memungkiri belakangan ini penjualan Semen Padang mulai tergerus karena masuknya semen swasta, ini merupakan tantangan yang dihadapi karena ketatnya persaingan.

Menurut dia bukan berarti Semen Padang tidak mampu bersaing di pasar namun lebih kepada terjadi persaingan luar biasa karena terdapat 15 pabrik semen di Tanah Air dengan kapasitas produksi mencapai 90 juta ton per tahun. Sementara permintaan hanya 60 juta ton.(ridho)

Exit mobile version