Indeks

Kadispora Buka Pelatprov Berjalan KONI Sumbar

Padang – Gubernur Sumatera Barat diwakili Krpala dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) buka kegiatan Pelatihan provinsi (Pelatprov) atlet andalan Ranah Minang untuk mempersiapkan diri menuju Porwil dan Kejurnas Pra PON 2019 Kamis (19/4) di Axana Hotel Padang.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembekalan kepada 135 atlet Tuah Sakato, dengan pemateri motivasi atlet dan pelatih dalam peningkatan prestasi yang disampaikan Dr Heryanto Sindra, pembangunan olahraga prestasi dipaparkan Kadispora Sumbar, materi antisipasi doping, serta program khusus Pelatprov Sumbar.

Pada ksempatan itu juga dilakukan penandatanganan kesepahaman (MoU) antara KONI Sumbar dengan Bank Nagari, guna menggalakkan gerakan non tunai untuk atlet dan pelatih yang dibina langsung KONI Sumbar.

Kadispora Sumbar Priadi Syukur dalam sambutannya mengatakan program non tunai yang dicanangkan KONI Sumbar merupakan program yang bagus sekaligus mendukung Pemprov Sumbar dalam penerapannya.

Apresiasi dan rasa bangga juga pantas diberikan kepada KONI Sumbar, karena program non tunai ini baru dua provinsi saja yang sudah melaksanakan. Yakni DKI Jakarta serta Sumbar nomor dua.

Dengan program non tunai dikatakan Priadi, KONI Sumbar dapat membangun kepercayaan pada atlet dan pelatih,membangun keterbukaan pada masyarakat, serta paling penting tertib administraai.

Ia percaya dengan hal ini jatah atlet yang telah berjuang bermandikan keringat dan mengorbankan semua yang ada pada dirinya tidak dipotong oleh oknum oknum yang mencari keuntungan dengan memakan jerih payah atlet.

Ketua KONI Sumbar Syaiful mengatakan Pelatprov Sumbar tahun 2018 membina 135 atlet andalan dari 23 cabang olahraga. Ratusan atlet ini dinilai dari prestasi mereka mengikuti iven resmi Kejurnas selama tahun 2017.

Pihaknya merinci, untuk atlet andalan emas akan mendapatkan uang pembinaan Rp 2 juta, atlet andalan perak mendapat uang Rp 1.5 juta, serta atlet andalan perunggu mendapat uang Rp 1 juta. Sementara pelatih ada uang mendapat uang pembinaan Rp 2 juta dan ada mendapat Rp 1 juta

*Jadi semua atlet yang kita bina adalah atlet andalan. Dalam artian mereka adalah andalan Sumbar untuk meraih prestasi di berbagai iven nasional. Uang pembinaan mereka akan dibayarkan melalui rekening masing masing secara non tunai. Sehingga mereka bisa menikmati sendiri hasil yang diperoleh,”papar Syaiful.(ridho)

Exit mobile version