Indeks
Daerah  

Kadis Kesehatan Pasaman Nilai MBG Belum Memenuhi Standar

Pasaman-Dari Rapat Kerja yang di gelar DPRD Pasaman pada hari jumaat tanggal 27 Februari 2026 kemaren ditemui beberapa kasus pada MBG Pasaman, sehingga menuai kritikan dari beberapa Anggota Dewan yang ikut dalam Rapat Kerja tersebut, yang bertempat di lantai 2 Ruang Rapat Komisi DPRD Pasaman

Kritikan kritikan Anggota Dewan ini tidak saja karena jawaban Danar selaku Korwil MBG wilayah Pasaman yang seringkali menjawab dengan menggunakan kepala BGN untuk lolos dari pertanyaan pertanyaan yang diajukan oleh para anggota Dewan yang tentunya sebagian Anggota Dewan tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh Danar

Tidak itu saja dalam pandangan Anggota Dewan terhadap MBG yang ada di Pasaman tampaknya masih kurang dengan apa yang ada saat ini, karena banyaknya informasi yang tidak enak di dengar, terutama terhadap menu yang disajikan, apa lagi ditambah dengan pernyataan Direktur PDAM Pasaman yang menyatakan ada beberapa Dapur yang air PDAM belum layak untuk digunakan, karena mutu air PDAM Pasaman yang masih dengan sistim gratifikasi dengan Kategori baru dalam Air Layak, apa lagi masih banyak pipa pipa PDAM yang masih memakai pipa lama dengan ecoli yang masih tinggi

Selain itu dari penyampaian Kepala Dinas Kesehatan yang lebih sensitif dengan mengkritisi para pengelola MBG terutama para SPPG sebab ungkap Arma Putra yang sekarang masih PLT Dinas Kesehatan dan sekarang menjabat Kadis Sosial, menyampaikan bahwa adanya keluhan dari para penerima manfaat yang menyatakan bahwa menu yang mereka terima tiga butir telur puyuh dan oleh Arma Putra dinyatakan kalau tiga butir telur puyuh yang disajikan itu belum memenuhi Standar Gizi, karena untuk memenuhi Standar Gizi paling tidak harus disajikan paling sedikit lima butir telur puyuh

Arma putra juga mengkritisi sajian menu yang bersumber dari ikan lele yang konon ikan lele tersebut di potong tiga, kalau begini penyajian MBG nya tentu belum memenuhi Standar Gizi ungkap Arma Putra begitu juga dengan menu yang lain  oleh karena itu ungkap Arma Putra saya minta SPPG betul betul memperhatikan Standar Gizi ini, berapa ketentuan yang sebenarnya untuk dikatakan menu itu bergizi, semua kan sudah ada ukuran atau Standar dari Makanan yang Bergizi tersebut

Dari kesimpulan Rapat Kerja yang digelar DPRD Pasaman Danar selaku Korwil wilayah Pasaman bersama beberapa orang SPPG atau Kepala Dapur yang turut mendampingi nya sudah jelas tentu banyak membawa catatan pulang kerumah untuk memperbaiki MBG dan SPPG nya, agar menjadi lebih baik bahkan dalam kesempatan tersebut Arma Putra juga menegaskan, tidak akan menerbitkan SLHS apa bila Empat Syarat untuk memperoleh sertifikat SLHS tersebut tidak di penuhi saya tidak mau menjadi korban karena kelalaian saudara saudara dari pengelola MBG dan satu saja insiden saja terjadi bisa saja di bayang kan bagaimana repotnya mengurus ribuan orang yang keracunan makanan nantinya.(Amri )

 

Exit mobile version