Indeks
Ekobis  

Jembatan Gantung Tarantang Baringin Dibangun Kembali

Padang – Setelah berbulan bulan lamanya jembatan yang menghubungkan Kelurahan Baringin dan Tarantang Kecamatan Lubuk Kilangan putus dihondoh air bah, namun dalam beberapa bulan kedepan masyarakat sekitar akan mendapat kembali jembatan dimaksud.

Karena harapan masyarakat akan adanya jembatam representatif dikabulkan oleh PT Semen Padang. Perusahaan semen tertua di Indonesia melalui program CSR-nya menunjukkan kepeduliannya dengan memulai pembangunan jembatan tersebut.

Mulainya pembangunan jembatan gantung itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dan Direktur Produksi PT Semen Padang Firdaus, Kamis (10/8/2017).

Direktur Produksi PT Semen Padang Firdaus mengatakan jembatan yang dibangun kembali ini adalah jembatan gantung dengan anggaran Rp400.206.913,66. Spesifikasinya memiliki panjang jembatan 50 meter, lebar 2 meter dengan kapasitas beban 400 kg. Sistem penggantung yang dipakai adalah kabel wire ropeIWRC 6 X 371,5 Inc dan besi beton BJDT40 diameter 19. Waktu pengerjaan jembatan ini adalah selama 92 hari.

Firdaus juga menyampaikan, pembangunan jembatan ini sudah direncanakan setelah PT Semen Padang melakukan audiensi dengan perangkat setempat dan disetujui sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility Perusahaan.

Dengan diperbaikinya jembatan ini, kata Firdaus, dengan sistem swadaya yang melibatkan masyarakat diharapkan jembatan tersebut dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat sekitar dengan semangat gotong royong dalam proses pembangunannya.

Walikota Padang Mahyeldi menyampaikan terimakasih pada PT Semen Padang yang telah membangun kembali jembatan ini, juga pembangunan jembatan menuju SMA 14 Negeri Padang, serta atas bantuan Semen Padang terhadap berbagai kegiatan masyarakat lainnya.

“Mudah-mudahan PT Semen Padang terus berjaya, dan menjadi tuan rumah di Sumatera, Indonesia serta terus merambah ke luar negeri,” ujar Mahyeldi.

Wakil Walikota Padang Emzalmi yang turut hadir juga berharap dukungan dan partisipasi dari semua pihak seperti pemerintahan kecamatan, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, tokoh masyarakat, bundo kanduang, dan pemuda, agar pembangunan jembatan tersebut cepat selesai sesuai waktu yang direncanakan, dan segera bisa dimanfaatkan.

“Tanpa partisipasi semua pihak, jembatan ini tidak akan bisa jalan,”pungkas pria yang akan maju nantinya sebagai Walikota Padang pada Pilkada 2018 nanti.

 

Exit mobile version