Indeks
Sumbar  

Wawasan Kebangsaan Harus Terpatri Dalam Sanubari Generasi Muda

Solok – Sebagai generasi penerus bangsa, pemuda hendaknya memiliki dan meningkatkan wawasan kebangsaan, karena dari historinya wawasan kebangsaan itu sudah terpatri sebagai dasar kekuatan mempersatukan keanekaragaman yang ada dinegara ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri,SE, M.Si, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda (Dispora) Sumbar, Hj. Yulfina,SE,Ak,MM, saat membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan Pemuda, Senin (9/ 7) Malam di aula Pondok Pemuda Lubuk Selasih Kabupaten Solok.

Adib menegaskan, wawasan kebangsaan itu juga sudah tercetus saat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 tentang pernyataan eksistensi pemuda Indonesia, satu nusa satu bangsa, satu bahasa persatuan bahasa Indonesia.

“ Sejarah membuktikan pemuda telah menorehkan kontribusi historik sebagai pelaku utama perubahan disetiap era perjalannan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda juga sudah membuktikan, mampu berperan sebagai kontrol sosial, dalam pembangunan serta mengawal jalannya roda pemerintahan,’’ ujar Adib .

Pihaknya juga mengingatkan bahwa pemuda menempati posisi sentral dalam mata rantai kepemimpinan dan pembangunan nasional, untuk itu pemuda hari ini khususnya yang ikut dalam kegiatan ini dapat mendalami wawasan kebangsaan itu secara baik, karena sebaik baik pemuda adalah yang mampu mempergunakan waktu dengan baik.

“ Kita berharap pemuda yang ikut dalam kegiatan ini dapat mengiktuti secara maksimal, karena narasumbernya merupakan orang orang berkompeten dibidangnya, sehingga hasil yang diperoleh nanti dapat ditularkan pada pemuda lain,’’ harapnya.

Panitia pelaksana Kepala Seksi Peningkatan Kreativitas Pemuda (Dispora) Sumbar, Dessuer, SE,Ak, M.Ec.Dev dalam laporannya menerangkan, kegiatan ini dilaksanakan dalam dua angkatan,  masing-masing angkatan dilaksanakan empat hari.

“ Untuk angkatan pertama dilaksanakan pada tanggal 9-13 dan dilanjutkan angkatan kedua tanggal 16-20 Juli 2018 nanti,” ungkapnya.

Dia menambahkan peserta kegiatan masing-masing berjumlah 30 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumbar. “ Untuk narasumber sendiri kita mendatangkan dari Korem 032 Wirabraja, DPRD Sumbar, Pemprov Sumbar, Tokoh Agama, Akademisi dan Tokoh pemuda,” urainya.

“  dengan adanya kegiatan ini kita berharap pemuda dapat memahami tentang berbangsa dan bernegara, serta dapat memahami aspek kewilayahab NKRI dan tentunya pemuda dapat memahami sistim ketahanan nasional untuk tumbuhnya kesadaran pemuda terhadap peran strategis dalam pembagunan bangsa dan negara Indonesia,” terang Dessuer.

Exit mobile version