Indeks
Sumbar  

Wagub Sumbar Rekomendasi Aristo Munandar Pimpin PMI Sumbar

Padang – Selama ini kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) telah berjalan dengan baik, apakah dalam penanggulangan bencana maupun kegiatan sosial lainnya. Kinerja PMI dibawah Alm Marlis Rahman sangat mumpuni. Untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, Aristo Munandar juga bisa menjadi panutan organisasi.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada saat Melepas Kontingen Sumbar, Temu Karya Relawan Nasional (TKRN) Palang Merah Indonesia ke – VII Tahun 2018, di Aula Kantor Gubenur Sumbar, Kamis (13/9/2018).

Dikatakan Nasrul Abit, pergantian silahkan saja dilakukan dengan cara Musyawarah Daerah, jangan ada yang berebut jadi ketua. Namun rekomendasi yang bagus terlihat dari sosok pak Aristo Munandar.

Pergantian ketua defenitif perlu dilakukan, agar bendera Tuah Sakato terus berkibar dalam arena apapun termasuk dalam pengabdian sosial, bantuan penanggulangan bencana dan layanan kesehatan penyediaan darah dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

“Orang yang mengabdi di dunia Kesehatan, memiliki sifat sosial yang tinggi, kepedulian menjadi inspirasi dalam memberikan layanan dan pengabdian, “ujar Nasrul Abit.

Wagub juga berpesan agar kontingen TKRN Sumbar yang berangkat menuju Purwakarta, menjadi inspirasi bagi PMI lainnya di Indonesia.

Soal anggaran untuk PMI dijelaskan Nasrul Abit, selalu menyesuaikan kondisi keuangan daerah. PMI adalah prioritas dalam penanggulangan nyawa manusia.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Sumtera Barat Aristo Munandar menyampaikan, kehadiran Wagub Nasrul Abit menjadi motivasi bagi PMI Sumbar untuk selalu bekerja baik.

Sementara itu kader PMI telah banyak mengikuti pelatihan meningkat nilai juang kapasitas building memaknai fungsionalitas relawan.

“Kita berharap Sumbar jadi relawan PMI yang kuat secara nasional,”harapnya.

PMI dalam penanggulangan bencana juga melakukan perhatian pada sanitasi, air besih, bukan tugas soal darah saja.

“untuk bencana Lombok sudah terkumpul sebesar Rp. 138.820.000,- tinggal bagaimananya nanti menyerahkannya,”terang Aristo.(fit)

Exit mobile version