Indeks

Dukung Sumbar Bangkit Pascabencana, SIG Group dan 11 Distributor Bantu 10.000 Zak Semen

PADANG — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. atau SIG bersama PT Semen Padang dan 11 distributor di Sumatera Barat menyerahkan bantuan 10.000 zak semen untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Sales & Marketing SIG, Dicky Saelan, didampingi Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, serta perwakilan 11 distributor kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumbar, Kamis (8/1/2026).

Direktur Sales & Marketing SIG, Dicky Saelan, menjelaskan bahwa bantuan 10.000 zak semen tersebut merupakan hasil kolaborasi antara SIG, PT Semen Padang, dan 11 distributor Semen Padang di Sumatera Barat.

“Bantuan ini merupakan wujud komitmen SIG bersama PT Semen Padang dalam mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana akibat badai hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025, serta banjir bandang susulan yang terjadi setelahnya,” ujar Dicky Saelan.

Ia menegaskan, kehadiran SIG, PT Semen Padang, dan para distributor bukan sekadar sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Barat yang turut merasakan duka atas musibah yang terjadi.

“Mewakili manajemen, SIG dan PT Semen Padang hadir dalam duka warga Sumbar. Kami berharap melalui bantuan ini, proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat, sehingga Sumatera Barat segera bangkit, baik dari sisi pemulihan ekonomi maupun kehidupan sosial masyarakat,” ungkapnya.

Dicky juga menekankan bahwa bantuan ini sekaligus membuktikan peran PT Semen Padang sebagai tuan rumah di negeri sendiri. Menurutnya, sejak awal terjadinya bencana, SIG dan PT Semen Padang telah terlibat aktif dalam berbagai upaya penanganan dan pemulihan di Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta dukungan nyata yang diberikan oleh SIG dan PT Semen Padang. Ia menilai kehadiran perusahaan semen tertua di Asia Tenggara itu memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Sumbar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran SIG dan PT Semen Padang dalam membantu Sumatera Barat bangkit pascabencana. PT Semen Padang ini begitu melekat dalam setiap seluk-beluk kehidupan masyarakat Sumbar,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, peran industri yang ditunjukkan PT Semen Padang merupakan contoh kolaborasi yang sangat baik. Kehadiran perusahaan tersebut, lanjut Mahyeldi, tidak hanya dirasakan saat terjadi bencana, tetapi juga dalam berbagai aspek pembangunan daerah.

“Peran, kontribusi, dan dukungan PT Semen Padang sangat berarti. Kehadirannya hari ini membangun optimisme bahwa Sumatera Barat mampu bangkit dan pulih lebih cepat,” ujarnya.

Mahyeldi juga menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan PT Semen Padang, khususnya dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Sumbar sangat besar.

“Sesuai yang disampaikan Direktur Sales & Marketing SIG, PT Semen Padang adalah tuan rumah di Sumatera Barat. Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur mencapai tidak kurang dari 80 persen dari total Rp22 triliun yang kami usulkan. Kami berharap PT Semen Padang dapat memberikan peran maksimal, apalagi produknya berupa green cement yang sejalan dengan konsep Green Province yang sedang kami dorong,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari para distributor Semen Padang di Sumatera Barat. Salah seorang perwakilan distributor dari PT Puskud Jaya Bersama, Usman Ujang, mengatakan bahwa bantuan dari 11 distributor itu merupakan wujud empati dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Kami para distributor merasakan apa yang dirasakan masyarakat Sumbar yang ditimpa bencana. Karena itu, kami tergugah untuk ikut membantu untuk pemulihan wilayah terdampak,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memperbaiki rumah dan fasilitas umum yang rusak sehingga kehidupan dapat kembali berjalan normal. “Harapan kami sederhana, semoga saudara-saudara kita yang ditimpa kesusahan akibat bencana dapat kembali seperti semula,” tutup Usman.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, industri, dan para distributor, bantuan ini diharapkan menjadi pemantik semangat kebangkitan Sumatera Barat menuju pemulihan yang lebih kuat dan berkelanjutan. (*)

Exit mobile version