Indeks

Ditahan Imbang PSMS, Posisi Semen Padang FC Masih Pimpin Grup X Liga 2

MEDAN-Laga PSMS Medan versus Semen Padang berlangsung keras, namun tim tamu Kabau Sirah berhasil mencuri poin dan masih tetap memimpin Klasemen grup X dengan nilai 6.

Pertadingan PSMS Medan vs Semen Padang  berlangsung di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Deliserdang, berakhir 1-1. Kini posisi Semen Padang masih di posisi 1 dengan poin 6 dibayangi Persiraja dan PSIM Yogyakarta.

Hasil imbang tersebut diapresiasi oleh pelatih Semen Padang FC Delviadri, dia menilai pemainya sudah tampil maksimal.” Saya sangat bangga dengan pemain dan patut diapresiasi perjuangan mereka,” katanya usai laga, Senin (22/1/2024),

Menghadapi SPFC di Stadion Baharuddin Siregar babak 12 besar Liga 2, PSMS Medan mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Bertanding di hadapan pendukung sendiri, PSMS menguasai pertandingan. Sedangkan, Semen Padang FC lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Pada menit ke-21, pemain depan PSMS, Sandeni Sidabutar nyaris mencatatkan namanya di papan skor. Dia berdiri di kotak penalti dengan pengawalan ketat dua pemain lawannya, berhasil meloloskan diri.

Sandeni langsung melakukan tembakan keras. Namun bola masih di atas mistar gawang. Walau gencar melakukan serangan, PSMS tak mampu juga membobol gawang tamunya. Semen Padang memiliki pertahanan yang cukup kuat, yang sulit dijebol Rahmad Hidayat dkk.

Pada menit ke-33, Ikhsan Chan akhirnya berhasil mengubah papan skor. Berawal dari aksinya solo run dari tengah lapangan hingga mendekati. Di dekat kotak penalti, dia melepaskan tendangan keras dan terukur, yang bersarang di sisi kanan kiper SPFC.

Gol yang dicetak Ikhsan Chan ini akhirnya mengubah skor menjadi 1-0. Pada menit ke-36, PSMS nyaris menggadakan keunggulannya. Sandeni Sidabutar melakukan tendangan keras di dalam kotak penalti. Kiper SPFC melakukan penyelamatan gemilang.

Pada menit ke-42, Semen Padang FC harus bermain dengan 10 orang pemain, setelah Syaiful Ramadhan diusir wasit dari lapangan. Dia mendapat kartu kuning kedua, ketika melakukan pelanggaran keras terhadap pemain PSMS Medan Sandeni Sidabutar. PSMS terus berupaya untuk menambah keunggulan. Hingga babak pertama berakhir, skor masih tidak berubah untuk keunggulan tuan rumah 1-0.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung keras. Tuan rumah juga harus bermain dengan 10 pemain. Martua Sandeni Sidabutar dikeluarkan dari lapangan atas pelanggaran keras yang dilakukannya.

Semen Padang pun akhirnya mampu mencetak gol, membuat skor akhirnya berubah menjadi 1-1. Pada menit 59, PSMS melakukan pergantian pemain. Ikhsan Chan dan Rijal ditarik, yang digantikan Nico Malau dan Gunawan Sihaloho.

Baru beberapa detik masuk lapangan, Nico Malau langsung diganjar kartu merah. Dia menanduk wajah lawannya. Nico Malau keluar dari lapangan sambil menangis dan emosional. Hanya 9 rekannya yang tersisa di lapangan.

Pelatih PSMS Medan lalukan rotasi pemain, ujung tombak PSMS yang biasa diisi Nico Malau, pada laga ini dipercayakan kepada Rijal Tores. Sandeni Sidabutar dan Rahmad Hidayat juga dimainkan sejak menit awal mengisi lini depan. (almadi)

Exit mobile version