Rektor Unand : Jangan Sampai Tamatan Unand Jadi Sarjana Sampah

 Sumbar

IMG_20170801_103117

Padang – Sebanyak 5509 orang mahasiswa baru Universitas Andalas diberikan pembekalan oleh Menteri PAN dan RB Asman Abnur pada kuliah umum perdana sekaligus pembukaan Bakti Unand tahun ajaran baru 2017 Selasa (1/8) di Auditorium Unand Padang.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Andalas Prof Tafdil Husni menekankan kepada mahasiswa baru agar jangan jadi sarjana sampah kelak. Dalam artian setelah menamatkan perkuliahan, mereka tidak memiliki skill mumpuni.

Kepada mahasiswa baru, Tafdil menasehati agar serius dalam menjalani pendidikan di Unand, agar bisa mencapai cita cita dan memiliki masa depan yang cerah hendaknya.

Untuk mencapai masa depan yang cerah itu butuh perjuangan keras. Apalagi dengan adanya arus globalisasi semakin memperketat persaingan dalam dunia kerja. Maka dari itu mahasiswa baru perlu persiapkan diri dari sekarang dengan matang.

“Mahasiswa yang masuk kesini adalah mahasiswa terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia. Hendaknya bisa menamatkan pendidikan disini, dan memiliki tamat prestasi. Jangan kalian jadi sarjana sampah yamg tidak diperhitungkan di dunia kerja,”ungkapnya.

Wakil Rektor III Unand Prof Hermansah mengatakan sengaja mendatangkan Menteri PAN dan RB Asman Abnur guna memberikan semangat berlipat kepada mahasiswa baru untuk mengikuti perkuliahan.

Dirinya memaparkan, mahasiswa baru Unand saat ini sebanyak 5509 orang, hasil dari penjaringan SNMPTN SBMPTN dan jalur mandiri, D III, Afirmasi, dan jalur lainnya. Mahasiswa baru di Unand berasal dari pelosok tanah air, serta dari Malaysia.

“Selain memberikan kuliah umum, kita juga laksanakan kegiatan Bakti Mahasiswa pada mahasiswa baru dengan beberapa tema. Yakni pembekalan karakter agar tercipta karakter andalanesia. Kitq juga berikan karakter wawasan kebangsaan pada mahasiswa baru agar cinta pada tanah air,”pungkasnya.

banner 468x60

Related Posts