Gubernur Sumbar Pastikan Kebutuhan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Lebaran

 Sumbar

IMG-20180515-WA0074

PADANG – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno optimistis inflasi di Sumatra Barat selama periode Puasa hingga Lebaran 1439 H bisa terkendali.

Sejak awal 2018, tingkat inflasi di Sumbar memang tercatat di level rendah. Terakhir, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar merilis tingkat inflasi Kota Padang selama April 2018 sebesar 0,01 persen, sedangkan Kota Bukittinggi mengalami inflasi sebesar 0,12 persen.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam Rapat TPID Selasa (15/5) memastikan komoditas yang menjadi penyebab inflasi sudah aman. Seperti beras, cabe, tepung, gula sudah tersedia cukup banyak di gudang Bulog.

“Mudah-mudahan untuk masuk Ramadan dan Lebaran sudah terkendali (inflasi). Gula, tepung, beras, cukup. Hanya dipantau kalau dalam pergerakan ada sesuatu yang melonjak, kami lakukan pasar murah, operasi pasar,” jelas Irwan Prayitno

Persoalan ramadhan dan lebaran bagi orang Sumatera Barat sebenarnya dikatakan Irwan, naiknya harga tiket garuda sebagai standar bagi penerbangan lainnya. Dalam jarak tempuh yang sama 1,5 jam dengan rute lain harga murah, kenapa mahal di Padang karena permintaan tinggi dan pesawat sedikit.

Ia menyatakan, telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menurunkan tarif batas atas khusus rute Padang-Jakarta, pulang-pergi. Langkah ini diambil karena berkaca pada Lebaran 2017 lalu, tarif tiket pesawat menjadi komponen paling wahid sebagai penyebab inflasi.

“Saya sudah bicara dan menyurati Menteri Perhubungan dan agar untuk Sumbar menetapkan harga Jakarta-Padang harga rate tertinggi akan diturunkan. Misalnya dulu 2,5 juta sekarang 1,5 juta (tarif teratas), karena soal tiket pesawat berdasarkan aturan maka ini jelas membantu, dimana penerbangan lain juga akan mengikuti garuda” terangnya.(ridho)

banner 468x60

Related Posts