Gubernur Irwan Prayitno : Waspadai LGBT di Sumbar

 Sumbar

IMG-20181129-WA0014

Padang – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno membuka Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak dalam menanggulangi Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) di Grand Rocky Hotel Padang, (29/11/2018)

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya menyampaikan, Sumatera Barat rasanya tidak ada perdebatan masalah LGBT, karena jelas mempunyai filosofi “Adat Basandi Syarak – Syarak Basandi Kitabullah” yang kuat agama Islamnya. Namun harus tetap waspada terhadap budaya luar atau trend yang masuk ke Minangkabau ini.

LGBT dilarang baik secara aturan maupun agama, bahkan agama apapun di Indonesia ini melarang keberadaan LGBT ini. Di negara Barat kalaupun adanya persetujuan terhadap LGBT melalui pemerintah, adanya perkawinan sejenis, komunitas gay dan lesbian itu diperbolehkan terkait dengan HAM, namun sebagian agama disana juga melarang LGBT.

Irwan Prayitno menambahkan, Indonesia yang mayoritas beragama Islam, apalagi di Sumatera Barat Islamnya masih kuat termasuk budaya dan adat istiadatnya.Negara Islam yang masih kuat dengan agamanya seperti Negara Timur Tengah, Malaysia, Brunai, Pakistan, Afganistan dsb melarang keberadaan LGBT.

Ada juga Negara yang kuat dengan Budayanya seperti India, Cina dan Jepang juga melarang ada LGBT.

“Kita harus bedakan “orangnya dengan kegiatannya”, yang kita larang adalah kegiatannya yang ada sejak Nabi Luhk, dengan melakukan penertiban Kafe atau hiburan malam, kalau untuk orangnya harus kita dekati untuk diobati dan berikan bimbingan khusus,”ajaknya

Selanjutnya Irwan berharap dan menegaskan agar kegiatan ini bisa tersosialisasikan ke masyarakat, agar dapat mewaspadai dari sekarang mulai dari keluarga dan lingkungan dengan tujuan tidak berkembang biak LGBT di Sumbar.

Acara Sosialisasi ini dihadiri dari berbagai instansi pemerintah, Bundo Kanduang, LKAAM Sumbar dan DPPPA kab/kota se Sumatera Barat sebanyak 60 peserta. (*k

banner 468x60

Related Posts