Dollar Perkasa, PT Semen Padang Tenang – tenang Saja

 Ekobis

IMG_20180914_095920

Padang – Perkasanya mata uang Dollar terhadap Rupiah dalam beberapa bulan belakangan ini membuat banyak dunia usaha kelimpungan, terutama pada dunia usaha berbasis ekspor impor.

Bahkan kenaikan mata uang asal Amerika Serikat tersebut juga sempat membuat masyarakat was-was, karena dikhawatirkan akan membuat Pemerintah mengambil kebijakan menaikkan harga BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL), serta hal lainnya.

Namun hal tersebut tak berpengaruh signifikan kepada PT Semen Padang yang juga melakukan bisnis dengan basis ekspor impor. Sehingga pabrik semen tertua di Asia Tenggara itu tak risau dengan keadaan sekarang.

Direktur keuangan (Dirkeu) PT Semen Padang Tri Hartono Rianto pada Sumbar Post mengatakan, pengaruh kenaikan mata uang Dollar terhadap Rupiah tidak mengkhawatirkan bagi perusahaannya.

Sebab PT Semen Padang tak memiliki pinjaman dalam bentuk mata uang Dollar, jadi pembayaran hutang perusahaan hanya memakai mata uang Rupiah.

Disamping itu juga PT Semen Padang banyak melakukan kegiatan ekspor semen dan klinker. Sementara impor kertas kraft dan gypsum oleh perusahaan nilainya masih dibawah ekspor.

“Neraca perdagangan PT Semen Padang positif. Nilai ekspor lebih besar dari impor. Ini jelas menguntungkan perusahaan dari sisi pendapatan,”ungkap pria asli Madura Jawa Timur ini.

Pria yang pernah mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Kota Padang ini juga menambahkan, sedikitnya pengaruh perusahaan akibat kenaikan Dollar, karena perusahaan selalu melakukan heidging (lindung nilai mata uang) setiap awal tahun.

“Surplus perdagangan Semen Padang dalam Dollar mengandung arti bahwa Semen Padang memiliki natural hedging yang lebih dari cukup,”pungkasnya.(ridho)

banner 468x60

Related Posts